Breaking News:

Wisata Kuliner di Raja Ampat, Cicipi 4 Jenis Olahan Sagu Mulai dari Gani Nu hingga Habo Kon

Berikut empat jenis makanan tradisional berbahan dasar sagu yang dibuat oleh masyarakat Desa Lopintol, Raja Ampat.

KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Gani Nu, sagu bakar makanan khas warga di Lopintol, Raja Ampat. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Di Raja Ampat, Papua Barat, sagu masih menjadi bahan makanan pokok bagi masyarakat.

Tak melulu dijadikan pendamping lauk pauk, sagu juga bisa diolah menjadi makanan lain oleh masyarakat setempat.

Seperti kue, camilan,dan makanan ringan.

Dilansir Kompas.com, berikut empat jenis makanan tradisional berbahan dasar sagu yang dibuat oleh masyarakat Desa Lopintol, Raja Ampat:

Destinasi wisata Pianemo, di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Kamis (5/5/2016).
Destinasi wisata Pianemo, di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Kamis (5/5/2016). ((KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA))

Baca juga: Spot Diving di Raja Ampat yang Ramah untuk Penyelam Pemula, 2 Lokasi Ini Bisa Kamu Kunjungi

1. Papeda

Papeda merupakan makanan berupa bubur sagu yang kaya serat. Papeda rendah kolesterol dan bernutrisi.

Ada dua jenis sagu untuk membuat papeda, yaitu sagu basah dan sagu kering.

Sagu basah biasanya dicampur dengan air panas dan diaduk hingga kental seperti bubur.

Baik papeda dari sagu basah maupun sagu kering nikmat disantap dengan ikan kuah kuning, sayur pakis, daun melinjo dan bunga pepaya.

Keunikan terletak pada cara menikmatinya, yakni dengan cara dihisap melalui pinggiran piring sambil menyeruput kuah asam manis.

Baca juga: Liburan ke Raja Ampat? Ini 3 Spot Instagramable yang Bisa Masuk Daftar Destinasimu

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved