Breaking News:

Vaksinasi Covid19

Termasuk Moderna, Inilah 5 Vaksin Covid-19 yang Disebut Miliki Efikasi Tertinggi di Dunia

Berikut ini lima vaksin Covid-19 dengan efikasi vaksin tertinggi yang digunakan di sejumlah negara di dunia.

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 - Berikut ini lima vaksin Covid-19 dengan efikasi vaksin tertinggi yang digunakan di sejumlah negara di dunia. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Vaksinasi Covid-19 kini tengah digalakkan di hampir seluruh dunia untuk memerangi Virus Corona.

Ada berbagai jenis vaksin Covid-19 yang digunakan di berbagai negara.

Namun, ada lima vaksin Covid-19 yang diketahui memiliki nilai kemanjuran atau efikasi vaksin tertinggi di dunia.

Virus corona yang mewabah pertama kali di awal tahun 2020 adalah pandemi penyakit baru yang dihadapi dunia. SARS-CoV-2 adalah virus corona penyebab munculnya penyakit baru yang kemudian dikenal sebagai Covid-19.

Sepanjang tahun 2020, para ilmuwan di seluruh dunia terus bekerja keras untuk menemukan vaksin yang tepat dalam mencegah penyakit baru tersebut.

Baca juga: Ini Alasan Vaksin Moderna dan Pfizer Perlu 2 Dosis Penyuntikan

Pengembangan vaksin pun dikebut dengan waktu yang sangat singkat, agar kesehatan masyarakat dunia segera pulih dan pandemi virus corona ini bisa dikendalikan bersama.

Awal tahun 2021, beberapa vaksin virus corona mulai bermunculan, dengan beragam metode dan teknologi dalam pengembangannya.

Berbagai vaksin Covid-19 yang telah melalui tiga tahapan uji klinik, menunjukkan efikasi atau kemanjuran yang beragam di seluruh negara di dunia, dari nilai efikasi tertinggi hingga terendah pun dinilai masih tetap dapat memberikan perlindungan.

Berikut ini lima vaksin Covid-19 dengan efikasi vaksin tertinggi yang digunakan di sejumlah negara di dunia.

1. Vaksin Comirnaty Pfizer-BioNTech

Seorang petugas kesehatan angkatan darat menunjukkan botol vaksin Pfizer-BioNTech untuk melawan virus corona Covid-19 di Kolombo pada 7 Juli 2021.
Seorang petugas kesehatan angkatan darat menunjukkan botol vaksin Pfizer-BioNTech untuk melawan virus corona Covid-19 di Kolombo pada 7 Juli 2021. (AFP/ISHARA S KODIKARA)

Vaksin Pfizer yang dikembangkang bersama mitranya dari Jerman, BioNTech, adalah vaksin Covid-19 pertama yang digunakan di Amerika Serikat, dikutip dari Yale Medicine, Kamis (5/8/2021).

Vaksin Covid-19 Pfizer yang diberi nama vaksin Cominarty ini mengantongi izin penggunaan darurat yang pertama dari badan pengawas obat dan makanan AS, FDA.

Adapun efikasi atau kemanjuran vaksin yang dilaporkan dalam uji klinis tahap akhir oleh Pfizer-BioNTech yakni mencapai 95 persen, dari data fase 3 awal yang dilaporkan pada Desember 2020.

Bahkan, vaksin Covid-19 ini juga disebut 100 persen efektif dalam mencegah penyakit parah seperti yang didefinisikan oleh CDC, dan 95,3 persen efektif dalam mencegah penyakit parah seperti yang didefinisikan oleh FDA.

Nilai kemanjuran yang dilaporkan tersebut membuat vaksin Pfizer yang dikembangkan dengan teknologi genetika messenger RNA (mRNA), diklaim sebagai vaksin dengan efikasi vaksin Covid-19 tertinggi di dunia.

Sementara efikasi vaksin Pfizer terhadap varian-varian virus corona yang bermutasi, dari varian Alpha hingga varian Delta, juga menunjukkan angka kemanjuran yang cukup tinggi dibandingkan vaksin Covid-19 lainnya.

Pada awal Mei, vaksin Pfizer ditemukan lebih dari 95 persen efektif melawan penyakit parah atau kematian dari varian Alpha dan varian Beta dalam dua penelitian berdasarkan penelitian nyata.

Sejauh varian Delta yang telah mendominasi Covid-19 di dunia, dalam dua penelitian yang dilaporkan oleh Public Health England yang belum peer review menunjukkan vaksinasi penuh setelah dua dosis adalah 88 persen efektif terhadap penyakit simtomatik dan 96 persen efektif terhadap rawat inap.

Baca juga: Vaksin Moderna Disebut Hasilkan Antibodi Lebih Tinggi Dibandingkan Vaksin Pfizer

2. Vaksin mRNA-1273 Moderna

Tampak pada gambar vaksin Covid-19 Moderna yang akan menjadi dosis ketiga atau vaksin booster dan jarum suntik bagi tenaga kesehatan di Puskesmas Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Senin (9/8/2021). Penyuntikan dosis ketiga itu dimaksudkan untuk memberikan proteksi tambahan kepada petugas kesehatan, terutama bagi yang merawat pasien Covid-19.?Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan?booster? vaksin untuk tenaga kesehatan (nakes) ditargetkan selesai pada minggu kedua Agustus 2021 dengan jumlah nakes yang menjadi prioritas penerima vaksin sebanyak 1.468.764 orang.
Tampak pada gambar vaksin Covid-19 Moderna yang akan menjadi dosis ketiga atau vaksin booster dan jarum suntik bagi tenaga kesehatan di Puskesmas Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Senin (9/8/2021). Penyuntikan dosis ketiga itu dimaksudkan untuk memberikan proteksi tambahan kepada petugas kesehatan, terutama bagi yang merawat pasien Covid-19.?Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan?booster? vaksin untuk tenaga kesehatan (nakes) ditargetkan selesai pada minggu kedua Agustus 2021 dengan jumlah nakes yang menjadi prioritas penerima vaksin sebanyak 1.468.764 orang. (Tribunnews/Jeprima)

Adalah jenis vaksin mRNA yang sama-sama dikembangkan dengan teknologi yang serupa dengan vaksin Pfizer dan BioNTech. Vaksin Moderna adalah vaksin Covid-19 kedua yang mengantongi izin dari FDA untuk penggunaan darurat di Amerika Serikat.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved