Breaking News:

Duka Borobudur Manokwari, Gerakkan BEM Fakultas Hukum UMS Turun ke Jalan Kumpul Sumbangan

BEM Fakultas Hukum, Universitas Muhammadiyah Sorong (UMS), turun ke jalan guna menggalang dana untuk korban musibah kebakaran di Borobudur

TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari Raharusun
Suasana saat para mahasiswa dan pengurus BEM Fakultas Hukum, Universitas Muhammadiyah Sorong galang dana untuk korban bencana di Manokwari. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum, Universitas Muhammadiyah Sorong (UMS), turun ke jalan guna menggalang dana untuk korban musibah kebakaran di Borobudur, Kabupaten Manokwari.

Aksi tersebut digelar di simpang empat lampu merah Gereja Maranatha, Kota Sorong.

Sekretaris Lapangan dan juga Mahasiswa Fakultas Hukum, Fernandus Maruli Situmeang (22) menuturkan, langkah ini merupakan panggilan kemanusiaan.

Baca juga: Pasca-Kebakaran di Area Borobudur Manokwari, Polisi Panggil 8 Saksi untuk Dimintai Keterangan

"Aksi sosial BEM Fakultas Hukum UNS ini semata-mata untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah di Borobudur," ujar Situmeang, kepada TribunPapuaBarat.com, Jumat (8/10/2021).

Dikatakan Situmeang, langkah ini bermula dari panggilan kemanusiaan, untuk membantu para korban bencana.

Lanjut dia, yang ikut dalam aksi galang dana ini mulai sari pengurus BEM hingga sejumlah mahasiswa di Fakultas Hukum UMS.

Pihaknya berencana, akan melaksanakan aksi mulai Jumat hingga pada Senin (11/10/2021) mendatang.

"Aksi ini kami tidak ada patokan jumlah anggaran, namun yang seadanya saja dan akan didistribusikan ke para korban bencana di Manokwari," tuturnya.

Baca juga: Pasca Kebakaran di Manokwari, BPBD Papua Barat Tetapkan Masa Tanggap Darurat

Selain galang dana, BEM Fakultas Hukum UMS juga membuka posko untuk mengumpulkan baju layak pakai.

"Apapun yang diserahkan oleh masyarakat Kota Sorong, kita akan mengawal dan langsung mengumumkan ke para korban bencana di Borobudur," kata Situmeang.

Harapannya, sesama masyarakat di Papua Barat, harus saling membantu.

"Disaat ada yang butuh, kita ada untuk membantu mereka," imbuhnya.(*)

Berita terkait lainnya

Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved