Breaking News:

Jenguk Korban Penyerangan Posramil Kisor Maybrat, Jenderal Andika Perkasa Beri Hadiah Serda Imanuel

KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa menjenguk dua prajurit TNI AD yang masih menjalani perawatan seusai menjadi korban kekerasan KKB.

dok TNI AD
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menjenguk dua prajurit TNI AD yang masih menjalani perawatan seusai menjadi korban kekerasan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Posramil Kisor Kabupaten Maybrat, Papua Barat.

Yakni Serda Imanuel Wenatubun dan Sertu Juliano Akusrinadi, yang saat ini dirawat di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta.

Dalam kunjungannya, Jenderal Andika mengatakan, Serda Imanuel yang terluka pada bagian wajah masih membutuhkan waktu perawatan sekitar 3 bulan untuk kembali pulih.

Hal itu diketahui Jenderal Andika setelah mendapatkan informasi dari dokter spesialis bedah plastik RSPAD Gatot Soebroto.

Baca juga: Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Penyerangan Posramil Kisor, 7 Tersangka Peragakan 93 Adegan

Andika mengatakan, rahang atas Imanuel sudah dipasangi titanium, sehingga membutuhkan waktu untuk perawatan tersebut.

Kepada Serda Imanuel, Jenderal Andika meminta agar anak buahnya itu mendengarkan saran dari dokter selama menjalani perawatan hingga pulih nanti.

Lantas, Imanuel yang belum bisa berbicara hanya menatap lekat-lekat Jenderal Andika sembari menganggukkan kepalanya sedikit.

Setelah itu, KSAD Andika meminta Praka Deni, kakak dari Serda Imanuel untuk membacakan pesan adiknya untuk sang jenderal.

Adapun dalam pesannya, Serda Imanuel memohon kepada Jenderal Andika agar setelah peristiwa yang menimpanya ini, ia kembali ditugaskan di tempat asalnya, yaitu di Kota Manokwari.

Baca juga: DPO Posramil Kisor Masih Berkeliaran, Kapolda Papua Barat: Kami akan Gempur Mereka

Jenderal Andika pun kemudian mengabulkan permohonan tersebut sambil mengusap kepala Imanuel yang sedang terbaring.

"Mudah, boleh. Hadiah untuk Imanuel. Setelah selesai (perawatan) langsung di situ," kata Andika dikutip dalam tayangan Youtube TNI AD 60 Detik pada Rabu (6/10/2021).

Selain menengok Serda Imanuel, Jenderal Andika juga menyempatkan diri menjenguk Sertu Juliano yang mengalami cedera pada bagian kaki.

Jenderal Andika berharap Juliano bisa lekas sembuh dan segera pulih 100 persen.

"Oke Juliano. Cepat sembuh. Tapi saya yakin Juliano pasti akan bisa pulih 100 persen. Itu tugasnya saat ini. Tidak ada lain. Harus sembuh 100 persen," kata Andika yang kemudian dijawab siap oleh Juliano.

Berdasarkan informasi, Juliano juga mendapat hadiah dari Andika untuk ditempatkan di daerah asalnya setelah pulih.

Baca juga: Soal Penyerangan Posramil Kisor, Kapolda Papua Barat: KNPB Ada di Belakang Kasus Ini

Dokter pendamping kedua prajurit tersebut, Lettu CKM dr Fachrul, mengatakan secara umum kondisi kedua pasien tersebut baik.

"Cuma memang yang namanya trauma tempur pasti ada, trauma psikologis ya. Cuma sudah ditangani dan hasilnya baik," kata Fachrul.

Sebelumnya, peristiwa penyerangan terhadap Imanuel dan Juliano terjadi di Posramil Kisor Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, pada Kamis (2/9/2021) dini hari lalu.

Dalam penyerangan tersebut, empat prajurit TNI AD yakni Lettu Chb Dirman, Serda Ambrosius Apri Yudiman, Praka Muhammad Dhirhamsyah, dan Pratu Sul Ansyari Anwar gugur.

(*)

Berita Papua lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.tv dengan judul Anggota TNI Serda Imanuel Minta Pindah Tugas usai Jadi Korban KKB, Ini Jawaban KSAD Jenderal Andika

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved