Breaking News:

PON XX Papua

Sosok Jill Mandagie, Atlet Tinju DKI Jakarta yang Viral karena Dikeroyok Relawan di PON Papua 2021

Petinju DKI Jakarta Jill Mandagie yang menjadi bulan-bulanan massa, saat pertandingan tinju kelas 56 kg di GOR Cenderawasih Jayapura ...

dok Jill Mandagie via Tribun-Papua.com
Atlet Tinju DKI Jakarta dalam PON XX Papua Jill Mandagie (25) yang dikeroyok massa di GOR Cenderawasih, ternyata punya trauma dibully di masa lalu, Minggu (10/10/2021). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Petinju DKI Jakarta Jill Mandagie yang menjadi bulan-bulanan massa, saat pertandingan tinju kelas 56 kg di GOR Cenderawasih Jayapura Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, ternyata memiliki trauma dibully pada masa kecil.

Hal itu diungkapkannya melalui telewicara, kepada Tribun-Papua.com Minggu (10/10/2021).

"Waktu SD saya sering dibully oleh teman-teman saya, dibilang jelek dan bodoh, dan ada satu hinaan yang belum bisa saya cerita," kenangnya.

Baca juga: Viral Video Kericuhan di Ajang PON Papua 2021, Atlet Tinju DKI Jakarta Dikejar dan Dipukuli Relawan

Keributan terjadi usai pertandingan tinju di PON XX 2021 Papua, di GOR Cenderawasih, Kota Jayapura, Papua, Jumat (8/10/2021) sore. Video keributan tersebut kemudian beredar luas dan viral di media sosial. Dalam video tersebut terlihat seorang oknum relawan PON Papua mengejar atlet tinju asal DKI Jakarta Jill Mandagie.
Keributan terjadi usai pertandingan tinju di PON XX 2021 Papua, di GOR Cenderawasih, Kota Jayapura, Papua, Jumat (8/10/2021) sore. Video keributan tersebut kemudian beredar luas dan viral di media sosial. Dalam video tersebut terlihat seorang oknum relawan PON Papua mengejar atlet tinju asal DKI Jakarta Jill Mandagie. (Capture video viral via Kompas.com)

 

Saat diejek kala itu dengan berbagai hinaan, ia mengaku tersinggung, karena sangat menyakitkan hatinya.

Hal itu diakuinya masih membekas hingga dewasa, dan berpengaruh terhadap psikisnya, yang terkadang tersulut emosi.

Meski tumbuh dengan bullyan dari kawan-kawannya, namun Jill tak pernah memiliki rasa dendam.

Justru dari ejekan rekan sebayanya semasa kecil, pria yang berpangkat Prajurit Satu (Pratu) di Mabes TNI AU itu, memiliki motivasi yang kuat, untuk menjadi seorang petinju seperti saat ini.

Ketika ditanya apabila bekesempatan untuk ketemu dengan teman-teman yang pernah mengejeknya itu, Jill akan menyampaikan ucapan terima kasih, karena bullyan yang ia terima, menjadi pemantik semangat motivasi bagi dirinya.

Namun, sebagai salah seorang yang pernah mengalami bullyan, ia sadar bahwa itu bukanlah hal yang normal dan wajar terjadi, menurutnya ejekan kecil dapat berdampak besar bagi seseorang.

Halaman
12
Sumber: Tribun papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved