Breaking News:

Liga 2

Tanggapan Kaesang Pangarep soal Persis Solo yang Ditahan Imbang PSIM Yogyakarta: Semua Dievaluasi

Laga PSIM Yogyakarta vs Persis Solo dalam lanjutan pekan ketiga Grup C Liga 2 2021 selesai tanpa pemenang.

Tribunnews/Muhammad Nursina
Aksi pesepak bola Persis Solo, Rivaldi Bawuo (tengah) saat hendak melewati pesepak bola PSIM Yogyakarta (jersey biru) pada laga lanjutan pekan ketiga Liga 2 2021-2022 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Selasa (12/11/2021) malam. Pertandingan PSIM Yogyakarta versus Persis Solo berakhir imbang 0-0 untuk kedua tim. 

"Kabeh (semua) dievaluasi," ujarnya.

Dengan tambahan 1 poin ini, Persis Solo tetap berada di urutan kedua klasemen Grup C Liga 2 2021.

Pasukan Eko Purdjianto ini telah mengumpulkan 5 poin dari 1 kemenangan dan dua imbang.

Sementara PSIM Yogyakarta tertahan di peringkat kelima dengan 2 poin.

Baca juga: Soal Rusaknya Loker Room Stadion Manahan, AHHA PS Pati Umumkan Klarifikasi dari Pihak Panpel

Jalannya Pertandingan

Sejak awal pertandingan dimulai, Persis Solo langsung tampil menekan pertahanan PSIM.

Penguasaan bola selama 15 menit awal masih dikuasai oleh anak asuh Eko Purdjianto.

Menit 28 serangan Persis Solo dari pergerakan menyisir Miftahul Hamdi harus patah di kaki bek PSIM Purwaka Yudi.

Miftahul Hamdi sejauh ini masih menjadi salah satu ancaman yang terus merepotkan para pemain bertahan lawan.

Gawang PSIM mendapatkan ancaman dari sundulan Rivaldi Bawuo yang masih melebar pada menit 31.

Persis Solo mendapatkan peluang emas lewat tendangan bebas dekat dengan kotak penalti PSIM pada menit 34.

Berawal dari aksi solo run Bawuo yang melewati beberapa pemain dan akhirnya Beni Wahyudi datang dengan tackle.

Wasit melihat kejadian itu memutuskan memberi tendangan bebas yang akan dieksekusi Abdel.

Ia mengarahkan bola tersebut kepada Beto yang siap menyambutnya dengan sebuah sundulan.

Sayang bola sundulan Beto masih melebar dari gawang Imam.

Baca juga: Pemerintah Izikan Liga 2 Bergulir di Luar Jawa, Ini Daftar Wilayah yang Boleh Gelar Pertandingan

Sementara itu PSIM Yogyakarta sebenarnya menampilkan kerja sama yang rapi.

Namun saat PSIM melakukan serangan kerap terputus di pertahanan atau lini tengah Persis Solo.

Menit 42 Beto bergerak turun untuk menjemput bola dari rekannya.

Setelah mendapatkan bola, Beto mencoba membawanya hingga batas kotak penalti.Beto pun langsung melepaskan sebuah tembakan spekulasi yang tidak mengarah.

Dua menit kemudian giliran PSIM menebar ancaman.

Pasukan Seto Nurdiyantoro mencoba untuk memecah kebuntuan lewat tendangan jarak jauh.

Kesempatan itu juga masih melambung dari gawang Wahyu Tri.

Peluang demi peluang hingga babak pertama selesai tetap tidak bisa mengubah skor imbang 0-0.

Selepas turun minum, Laskar Sambernyawa terlihat meningkatkan intensitas serangannya.

Peluang pertama di babak kedua datang dari aksi Miftahul yang bergerak ke dalam kotak penalti lawan.

Sesampainya di dalam kotak penalti, Miftahul membagi bola ke Bawuo yang langsung menyonteknya.

Bola sontekan Bawuo masih menyamping dari gawang PSIM.

Peluang kedua didapatkan oleh Beto dengan memanfaatkan umpan lambung Abduh.

Bola umpan tersebut dikontrol dengan dadanya dan Beto mampu membalikan badan untuk melepaskan sebuah tembakan.

Sayangnya tembakan Beto juga tidak menemui sasaran.

Persis Solo Seri Lawan PSIM Jogja, Wahyu Tri Nugroho : Hasil Kurang Memuaskan

Pada periode menit 50, Persis hampir saja memecah kebuntuan dengan memanfaatkan blunder kiper PSIM.

Miftahul yang sukses melewati Imam di sisi sayap memutuskan untuk melepaskan sebuah tembakan.

Keputusan Miftahul tak lain karena gawang PSIM yang sudah kosong menganga akibat blunder Imam.

Sayang bola tembakannya masih bisa diblokir oleh salah satu pemain bertahan PSIM yang lari dengan cepat menyelamatkan gawangnya.

Beto mendapatkan peluang berikutnya pada menit 73 yang berasal dari operan Abduh.

Bola hasil tendangan Beto pun masih terselamatkan berkat penyelamatan Imam dengan dadanya.

Hal itu justru menghasilkan kemelut yang sayangnya tidak bisa disempurnakan Ferdinand.

Penghujung laga, Persis mendapatkan kesempatan dari tendangan bebas akibat Delvin dijatuhkan.

Kesempatan itu terjadi di dekat kotak penalti dan Ferdinand melaju sebagai eksekutor.

Usaha tendangan bebas yang dilepaskan Ferdinand masih bisa diselamatkan Imam.

Susunan Pemain

PSIM Yogyakarta

Imam Arief Fadhilah (Gk); Aditya Putra Dewa, Jodi Kustiawan, Purwaka Yudhi, Benny Wahyudi; Achmad Basith, Hendika Arga, Heru Setyawan, Sugeng Efendi; Imam Witoyo, Nanda Nurrandi.

Persis Solo

Wahyu Tri (Gk); Eky Taufik, Fabiano Beltrame, Rian Miziar, Abduh Lestaluhu; K. Abdel, Agi Pratama, Sandi Sute; Miftahul Hamdi, Rifaldi Bawuo, Beto Goncalves. 

(Tribunnews.com/Ipunk)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hasil Liga 2: Kecewa Ditahan Imbang PSIM, Kaesang & Kevin Kompak Akan Mengevaluasi Persis Solo

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved