Rabu, 22 April 2026

Oknum Polisi Banting Mahasiswa hingga Kejang-kejang, Kapolres Tangerang: Tindakan Bersifat Refleks

Seorang mahasiwa berinisial MFA dibanting hingga kejang-kejang oleh oknum polisi berinisial Brigadir NP saat melakukan demonstrasi

Tayang:
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
zoom-inlihat foto Oknum Polisi Banting Mahasiswa hingga Kejang-kejang, Kapolres Tangerang: Tindakan Bersifat Refleks
Capture video viral via Kompas.com
Polisi diduga membanting satu peserta aksi di Tigaraksa saat peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-389 Kabupaten Tangerang pada Rabu (13/10/2021). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Seorang mahasiwa berinisial MFA dibanting hingga kejang-kejang oleh oknum polisi berinisial Brigadir NP saat melakukan demonstrasi di Komplek Pemda Kabupaten Lebak di Tigaraksa, Rabu (13/10/2021).

Peristiwa tersebut terekam dalam potongan video dan viral di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro mengatakan tindakan tersebut dilakukan secara spontan oleh anak buahnya saat melakukan pengamanan aksi unjuk rasa.

Baca juga: Polisi yang Banting Mahasiswa yang Demo hingga Kejang-kejang Minta Maaf: Saya Siap Bertanggung Jawab

"Tindakan tersebut bersifat refleks dan tidak ada tujuan untuk mencelakai yang bersangkutan," kata Wahyu saat melakukan konferensi pers di Mapolresta Tangerang, Rabu petang.

Kata dia, korban MFA dibanting oleh oknum polisi berinisial NP yang berpangkat brigadir.

Kepada oknum polisi bersangkutan tersebut, kata Wahyu, saat ini telah dilakukan pemeriksaan oleh Propam Polri dan Bidpropam Polda Banten.

Menurutnya, oknum polisi tersebut, juga sudah bertemu dengan korban MFA dan melakukan permintaan maaf serta terhadap orangtua korban.

"Polda Banten dan saya sebagai Kapolresta Tangerang meminta maaf kepada saudara MFA yang mengalami tindakan kekerasan oleh oknum," kata dia.

Baca juga: Viral Video Polisi Banting Peserta Demo di Tangerang hingga Korban Kejang-kejang, Ini Kata Kapolres

 

Dia juga menyampaikan, Kapoda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto akan menindak tegas oknum polisi tersebut bila melaksanakan pengamanan tidak sesuai SOP.

Terkait kondisi korban, Wahyu mengatakan, saat ini dalam kondisi sehat setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan di RS Harapan Mulia.

"Dilakukan pengecekan berat tubuh, ronsen torak pemeriksaan fisik baik, kesadaran secara penuh, suhu 36,5, sudah diberikan obat-obatan dan vitamin. Ronsen otak besok diambil disaksikan rekan Himata," kata dia.

(Kompas.com/Acep Nazmudin)

Berita terkait lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Soal Polisi Banting Mahasiswa Pedemo di Tangerang, Kapolresta: Tindakan Refleks, Tak Ada Tujuan Mencelakai"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved