Breaking News:

Vaksinasi Covid19

Vaksin Moderna dan Pfizer: Cek Perbandingan Efikasi, Kandungan, hingga Penyimpanannya

Simak perbedaan vaksin Covid-19 berbasis messenger RNA (mRNA) Pfizer-BioNTech dan Moderna.

Tribunnews/Jeprima
Tampak pada gambar vaksin Covid-19 Moderna yang akan menjadi dosis ketiga atau vaksin booster dan jarum suntik bagi tenaga kesehatan di Puskesmas Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Senin (9/8/2021). Penyuntikan dosis ketiga itu dimaksudkan untuk memberikan proteksi tambahan kepada petugas kesehatan, terutama bagi yang merawat pasien Covid-19.?Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan?booster? vaksin untuk tenaga kesehatan (nakes) ditargetkan selesai pada minggu kedua Agustus 2021 dengan jumlah nakes yang menjadi prioritas penerima vaksin sebanyak 1.468.764 orang. 

Menurut Pfizer, vaksin mRNA ini juga dapat disimpan di unit pendingin yang 'biasa tersedia di rumah sakit' pada suhu antara 2 derajat Celsius hingga 7 derajat Celsius, atau 36 hingga 46 derajat Fahrenheit, selama lima hari.

Sedangkan vaksin Moderna, harus dikirim pada suhu minus 20 derajat Celsius dan dapat tetap stabil di unit pendingin antara 2 derajat sampai 8 derajat Celsius, selama 30 hari.

Vaksin Moderna akan tetap stabil pada suhu -20 derajat Celcius hingga enam bulan dan pada suhu kamar hingga 12 jam.

Kenapa suhu penyimpanan kedua vaksin mRNA ini berbeda?

"Ada lebih banyak perbedaan dalam lipid (antara vaksin Pfizer dan Moderna) dan kemungkinan alasan mengapa Pfizer perlu disimpan pada suhu yang jauh lebih rendah. Namun, secara keseluruhan, vaksin Pfizer kurang stabil," kata Dr. Russo. (*)

Berita lainnya terkait vaksinasi Covid-19

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Apa Perbedaan Vaksin Pfizer dan Moderna yang Digunakan di Indonesia? Ini Penjelasannya

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved