Breaking News:

Vaksinasi Covid19

4 Fakta Penting terkait Vaksin Covid-19 Buatan Moderna, Efikasi, Cara Kerja, hingga Efek Sampingnya

Indonesia masuk dalam negara dengan kebutuhan vaksin Covid-19 terbanyak, mengingat jumlah penduduknya sebanyak 270 juta jiwa.

Tribunnews/Jeprima
Tampak pada gambar vaksin Covid-19 Moderna yang akan menjadi dosis ketiga atau vaksin booster dan jarum suntik bagi tenaga kesehatan di Puskesmas Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Senin (9/8/2021). Penyuntikan dosis ketiga itu dimaksudkan untuk memberikan proteksi tambahan kepada petugas kesehatan, terutama bagi yang merawat pasien Covid-19.?Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan?booster? vaksin untuk tenaga kesehatan (nakes) ditargetkan selesai pada minggu kedua Agustus 2021 dengan jumlah nakes yang menjadi prioritas penerima vaksin sebanyak 1.468.764 orang. 

Melansir TribunSumsel.com dan Kompas.com, berikut adalah 4 fakta tentang vaksin Moderna yang perlu diketahui.

1. Vaksin berbasis mRNA dan cara kerja

Vaksin Moderna diproduksi oleh Moderna Incorporation AS yang berbasis messenger RNA (mRNA).

Mirip dengan vaksin Pzifer, vaksin Moderna memberikan informasi genetik kepada tubuh untuk menghasilkan protein virus atau bakteri.

Protein ini akan memicu respons imun dan produksi antibodi spesifik untuk mempersiapkan tubuh melawan infeksi jika bersentuhan dengan pathogen di masa depan.

Vaksin ini hanya membawa informasi yang diperlukan tubuh untuk membuat sebagian kecil dari virus.

Dengan kata lain, vaksin Moderna tidak menggunakan virus Covid-19 yang dilemahkan atau dimatikan.

Baca juga: Peneliti dari CDC Amerika Serikat Jelaskan Mengapa Vaksin Covid-19 Moderna Punya Efek Samping

2. Efikasi dan keamanan

Berdasarkan hasil uji klinis fase ketiga pada orang dengan rentang usia 18-65 tahun, vaksin ini memiliki efikasi sebesar 94,1 persen dan 86,4 persen pada orang di atas usia 65 tahun.

Hasil uji klinis ini juga menyebutkan bahwa vaksin ini aman untuk kelompok dengan komorbid seperti paru kronis, jantung, obesitas, diabetes, penyakit liver dan HIV.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved