Breaking News:

Vaksinasi Covid19

Beda Efek Samping, Bahan Baku, hingga Efikasi Vaksin Covid-19 Moderna, Pfizer, dan Johnson & Johnson

Berikut ini perbandingan vaksin Covid-19, yakni Moderna, Pfizer, hingga Johnson & Johnson.

Tribunnews/Jeprima
Tampak pada gambar vaksin Covid-19 Moderna yang akan menjadi dosis ketiga atau vaksin booster dan jarum suntik bagi tenaga kesehatan di Puskesmas Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Senin (9/8/2021). Penyuntikan dosis ketiga itu dimaksudkan untuk memberikan proteksi tambahan kepada petugas kesehatan, terutama bagi yang merawat pasien Covid-19.?Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan?booster? vaksin untuk tenaga kesehatan (nakes) ditargetkan selesai pada minggu kedua Agustus 2021 dengan jumlah nakes yang menjadi prioritas penerima vaksin sebanyak 1.468.764 orang. 

Kemudian, disusul dengan pernyataan yang sama dari Komite Global WHO tentang keamanan penggunaan vaksin Johnson & Johnson pada 19 Mei 2021.

Berikut ini perbandingan vaksin Covid-19 buatan Amerika Serikat (AS), yakni Moderna, Pfizer, hingga Johnson & Johnson.

Dikutip dari laman resmi kesehatan Yale, yalemedicine.org, ada beberapa perbedaan antara vaksin Johnson & Johnson dengan vaksin lain.

Berikut perbandingan vaksin lain dengan Johnson & Johnson:

1. Vaksin Johnson & Johnson

Lembaga Administrasi Makanan dan Obat Amerika Serikat (FDA) mengumumkan keefektifan penggunaan vaksin Johnson & Johnson sejak Februari 2021.

Tidak seperti vaksin Pfizer dan Moderna, ini adalah vaksin pembawa, atau vektor virus.

Vaksin Johnson & Johnson adalah vaksin yang berasal dari vektor virus.

Sehingga, dapat disimpan dalam lemari es dengan suhu normal.

Vaksin Johnson & Johnson hanya perlu disuntikkan sebanyak satu dosis.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved