Breaking News:

Kapolres Manokwari Minta Pedagang Pasar Wosi yang Merasa Jadi Korban Penjarahan untuk Lapor Polisi

Kapolres Manokwari meminta para pedagang di Pasar Wosi yang merasa menjadi korban penjarahan segera melapor ke polisi.

(TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari Raharusun)
Kapolres Manokwari, AKBP Dadang Kurniawan. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kapolres Manokwari AKBP Dadang Kurniawan meminta para pedagang di Pasar Wosi yang merasa menjadi korban penjarahan segera melapor ke polisi.

Diketahui, sejumlah pedagang mengatakan lapaknya menjadi target penjarahan saat kebakaran di Pasar Wosi, Minggu (24/10/2021).

"Kalau dia merasa menjadi korban dan dikuatkan dengan saksi maka segera buat laporan ke kami," ujar Dadang kepada TribunPapuaBarat.com, Senin (25/10/2021).

Baca juga: Pasar Wosi Kebakaran, Bupati Manokwari: Pelajaran Buat Kita bahwa Ada Kesemrawutan Luar Biasa

Ratusan lapak pedagang di Pasar Wosi (dekat Halte Pasar Wosi), Kabupaten Manokwari, Papua Barat, dilahap si jago merah, Minggu (24/10/2021)
Ratusan lapak pedagang di Pasar Wosi (dekat Halte Pasar Wosi), Kabupaten Manokwari, Papua Barat, dilahap si jago merah, Minggu (24/10/2021) ((TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari Raharusun))

Dadang mengatakan hingga saat ini belum mendapatkan laporan dari masyarakat.

"Sampai sekarang saya belum mendapatkan pengaduan dari masyarakat sejak semalam," kata Dadang.

"Semua orang boleh bicara, tetapi kami harus berdasarkan bukti dan saksi."

Ia menuturkan, jika kasus ini bisa ditelusuri dan terungkap, malah lebih baik lagi.

"Pada prinsipnya, kami dari Polres Manokwari membuka diri untuk para korban penjarahan di Pasar Wosi melakukan aduan," pungkasnya. (*)

Baca juga: Pedagang Sebut Ada OTK yang Lakukan Pencurian dan Bakar Lapak Penjual saat Kebakaran di Pasar Wosi

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved