Operasi Zebra Mansinam di Manokwari Resmi Digelar, Selain Preventif Polisi akan Tindak Pengendara
Kepolisian Resort (Polres) Manokwari, Polda Papua Barat, kembali menggelar Operasi Zebra Mansinam yang akan berlangsung sejak 15 hingga 28 November
Penulis: Safwan Ashari | Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Operasi-Zebra-Manokwari-2.jpg)
Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kepolisian Resort (Polres) Manokwari, Polda Papua Barat, kembali menggelar Operasi Zebra Mansinam yang akan berlangsung sejak 15 hingga 28 November 2021.
Operasi yang berlangsung selama 14 hari ini juga didukung oleh instansi samping seperti Satpol PP, TNI dan Dinas Perhubungan Kabupaten Manokwari.
Kapolres Manokwari AKBP Dadang Kurniawan mengatakan, sasaran dari Operasi Zebra Mansinam adalah menertibkan pengendara roda dua dan empat.
Baca juga: Besok Operasi Zebra Serentak, Lantas Polres Manokwari Siapkan 8 Program
"Operasi ini kami prioritaskan adalah tindakan preventif di lapangan," ujar Kurniawan, kepada sejumlah awak media, Senin (15/11/2021).
Selain tindakan preventif yang humanis, pihaknya juga akan memberikan tilang bagi pengendara.
"Jika ditemukan potensi pelanggaran lakalantas atau membahayakan pengendara lain, maka kami perintahkan untuk upaya tegas dan terukur berupa tilang," ucapnya.
Hanya saja, paling pertama adalah tindakan preventif dan mengedukasi masyarakat saat berkendara.
Kata Kurniawan, personil yang diturunkan dalam operasi kali ini kurang lebih 28 orang, dan di dibackup oleh instansi samping.
Petugas juga akan tetap melakukan penertiban kepada pengendara yang tidak menaati protokol kesehatan di jalan.
Tak hanya itu, Kasat Lantas Polres Manokwari IPTU Subhan Ohoimas menuturkan, sesuai petunjuk pimpinan pihaknya tetap melakukan simpatik, edukasi dan sosialisasi kepada pengendara.
"Kita juga tetap menertibkan pelanggaran lalulintas mulai dari penggunaan helem, kenalpot, berkendara dalam kondisi mabuk, anak dibawah umur dan penggunaan nomor polisi," tutur Ohoimas.
Lewat operasi yang begitu masif, pihaknya berharap, jalanan di Kabupaten Manokwari, bisa menjadi tempat yang nyaman bagi para pengendara.
"Tentu operasi yang berlangsung dari 14 sampai 28 November, kami laksanakan mulai pagi hingga malam," imbuhnya.(*)