Breaking News:

Kisah 7 Telur hingga Cerita Tuah Keramat 4 Raja, Ini Legenda tentang Asal-usul Raja Ampat

Sebagian masyarakat Papua percaya bahwa Raja Ampat berasal dari seorang perempuan yang menemukan tujuh telur di sekitar perairan Kali Raja.

(KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA)
Destinasi wisata Pianemo, di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Kamis (5/5/2016). Untuk melihat panorama bahari ini, wisatawan harus menaiki 320 anak tangga, sebelum akhirnya rasa capek terbayar dengan melihat keindahan Pianemo dari atas bukit. 

"Tapi ada yang cerita legenda tentang penemuan tujuh telur di Wawiai kemudian menetas empat (menjadi raja). Satu menjadi batu dan satu telur menjadi hantu," tuturnya.

Keindahan Raja Ampat

Wisatawan berjalan di dermaga rumah singgah di Pulau Sawinggrai, Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat, Senin (16/5/2016). Kabupaten Raja Ampat terdiri dari 610 pulau dengan empat pulau utama, yaitu Pulau Misool, Salawati, Batanta dan Waigeo. Dari 610 pulau eksotis tersebut hanya 35 pulau yang memiliki nama.
Wisatawan berjalan di dermaga rumah singgah di Pulau Sawinggrai, Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat, Senin (16/5/2016). Kabupaten Raja Ampat terdiri dari 610 pulau dengan empat pulau utama, yaitu Pulau Misool, Salawati, Batanta dan Waigeo. Dari 610 pulau eksotis tersebut hanya 35 pulau yang memiliki nama. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

Raja Ampat merupakan salah satu fenomena alam yang menarik karena keanekaragaman hayatinya.

Bagi penggemar kehidupan bawah laut, Raja Ampat menjadi salah satu destinasi yang wajib dikunjungi.

Luas wilayahnya yang sekitar 9,8 juta acre—meliputi daratan dan lautan—menjadi rumah bagi 540 jenis terumbu karang, 700 jenis moluska, lima spesies penyu yang terancam punah, 57 udang mantis, serta 13 spesies mamalia laut.

Selain itu, diperkirakan ada 1320 spesies ikan di sana—27 jenisnya hanya bisa ditemukan di Raja Ampat.

Menurut laporan The Nature Conservacy and Conservation International, sekitar 75 persen spesies dunia, tinggal di Raja Ampat.

Baca juga: Pesona Pulau Wayag di Raja Ampat, Menikmati Indahnya Pantai dengan Pulau-pulau Karang yang Menawan

Keanekaragaman bawah lautnya, air yang jernih, serta terumbu karang yang indah, membuat Raja Ampat menjadi situs fantastis bagi para penyelam atau snorkeler.

Salah satu spot menyelam favorit di Raja Ampat adalah Waigeo Selatan.

Selain itu penyelam bisa juga berkunjung di Raborek, Waogeo Barat, Batanta, dan Kofiau.

Jangan lupa berkunjung ke Teluk Kabui yang memiliki banyak pulau karang (karst) dan goa tengkorak.

Kabui Passage—bagian sangat sempit di antara Waigeo dan Pulau Gam yang ditemukan penjelajah Inggris pada 1860—menyimpan biota laut yang beragam.

Salah satu ikon Raja Ampat adalah Pulau Wayag, kumpulan bukit dan gunung karts yang berada di tengah laut.

Agar bisa memotret dan melihat pemandangan yang lebih indah, pengunjung harus menuju puncak bukit yang bisa didaki selama satu atau dua jam. Dari puncaknya, pengunjung bisa melihat seluruh pemandangan Raja Ampat. (*)

Berita lainnya terkait Papua Barat

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Asal-usul Raja Ampat, Legenda Tujuh Telur dan Tuah Keramat Empat Raja

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved