Breaking News:

Capaian Vaksinasi Covid-19 di Pegunungan Arfak Sangat Rendah, Dinkes Ungkap Penyebabnya

Capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf), hingga kini masih sangat rendah dbandingkan daerah lainnya di Papua Barat.

(TribunPapuaBarat.com/Safwan Raharusun)
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pegunungan Arfak Andy Salabai. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf), hingga kini masih sangat rendah dbandingkan daerah lainnya di Papua Barat.

Pasalnya, sejumlah warga dan kepala suku di Pegaf sejak awal telah menolak pelaksanaan vaksinasi di wilayah tersebut.

Hal itu diungkapkan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pegaf Andy Salabai, saat ditemui di Swiss-Belhotel Manokwari.

Andy mengaku, sejak awal pihaknya telah melakukan koordinasi yang intens kepada masyarakat dan pemerintah terkait vaksinasi.

Hanya saja, kepala suku di Pegaf telah membuat pernyataan agar menolak pelaksanaan vaksinasi.

Baca juga: Capaian Vaksinasi Covid-19 di Pegaf Rendah, Forkopimda Papua Barat Siap Turun Gunung

"Jadi kalau kami turun ke masyarakat untuk penyuluhan dan komunikasi, maka dapat kejar," ujar Andy, kepada TribunPapuaBarat.com, Rabu (17/11/2021).

Sebab, surat pernyataan kepala suku menyatakan bahwa Dinas Kesehatan dan Pemda Pegaf tidak boleh memaksa masyarakat untuk ikut vaksin.

"Kalau masyarakat terjadi kenapa-kenapa pascavaksin, maka tentu akan dikenakan denda secara adat di Pegaf," ucapnya.

Ia menuturkan, pernah terjadi beberapa waktu lalu, sejumlah petugas kesehatan di Pegaf dikejar oleh masyarakat.

"Kita mau ajarkan cara cuci tangan dan jaga jarak saja tidak bisa, malah dapat kejar," ungkap Andy.

Baca juga: Capaian Vaksinasi di Pegunungan Arfak Rendah, Dinkes Papua Barat Komunikasi dengan Tokoh Setempat

Saat ini, pihaknya sedang melakukan komunikasi dengan pemerintah dan masyarakat di Pegaf.

Selain itu, berdasarkan data yang dihimpun TribunPapuaBarat.com, capaian vaksinasi di Pegunungan Arfak hingga kini baru mencapai 0.4 persen.

Capaian ini sangat jauh di bawah rata-rata Kabupaten Kota di Papua Barat. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved