Breaking News:

Waspadai Efek Buruk Banyak Makan Gorengan untuk Kesehatan Jantung

Umumnya, makanan yang digoreng secara signifikan lebih tinggi lemak dibandingkan makanan yang tidak digoreng.

Independent.co.uk via Tribunnews
Ilustrasi serangan jantung 

Menurut Dr. Guy Lowell Mintz, Direktur Kesehatan Kardiovaskular & Lipidologi di Rumah Sakit Jantung Sandra Atlas Bass, mengatakan bahwa risiko tersebut tidaklah mengejutkan.

“Mengingat hubungan makanan yang digoreng dengan penambahan berat badan hingga obesitas serta peningkatan kolesterol dan trigliserida,” katanya.

Untuk penelitian terkait dampak negatif konsumsi gorengan, Bao dan rekan-rekan penelitinya menggunakan data dari Women’s Health Initiative.

Hampir 107.000 wanita yang berusia 50 hingga 79 tahun ditanyai tentang pola makan mereka dan masalah kesehatan lainnya.

Baca juga: Hipertensi Dapat Menyebabkan Penyakit Jantung, Ini Penjelasannya

Para wanita tersebut telah terdaftar dalam penelitian antara tahun 1993 dan 1998.

Para peneliti pun terus memantau kondisi mereka hingga tahun 2017.

Selama dua dekade, 31.588 wanita meninggal dunia, 9.320 di antaranya meninggal akibat masalah jantung, 8.358 meninggal akibat penyakit kanker, dan 13.880 meninggal karena penyebab lain.

Mintz mengatakan, wanita yang banyak mengonsumsi gorengan juga memiliki masalah lain yang memengaruhi jantung.

Berdasarkan catatan Mintz, sepertiga peserta yang mengonsumsi satu atau lebih makanan yang digoreng per minggu mengalami obesitas.

Setelah para peneliti mengendalikan faktor-faktor risiko penyakit, seperti jarang berolahraga dan merokok, makanan yang digoreng masih berkaitan dengan peningkatan risiko, yakni sebagai berikut:

Baca juga: Simak Gejala Serangan Jantung saat Tidur dan Bagaimana Cara Mencegahnya

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved