Breaking News:

Vaksinasi Covid19

3 Hal terkait Vaksin Covid-19 Moderna, Reaksi Efek Sampingnya Sama dengan dari Pfizer-BioNTech

Dalam uji klinis vaksin Covid-19 buatan Moderna terungkap bahwa nyeri di tempat suntikan, kelelahan, sakit kepala, serta nyeri sering dilaporkan

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Vaksinator menyiapkan vaksin dosis ketiga atau booster vaksin Moderna untuk tenaga kesehatan di RSUD Matraman, Jakarta Timur, Jumat (6/8/2021). Pemerintah menargetkan pemberian dosis ketiga kepada tenaga kesehatan rampung pada pekan kedua Agustus 2021. 

Dengan begitu, jika seseorang terkena Virus Corona, tubuhnya sudah tahu cara melawannya dan mencegah penyakit parah.

Dosis pertama dianggap "yang utama" dan melatih tubuh Anda untuk mengenali virus, menurut Swaminathan.

“Karena itu adalah paparan pertama, reaksinya cenderung ringan,” kata Swaminathan.

Dosis kedua, “penguat”, selanjutnya memperkuat tanggapan kekebalan.

“Karena pasien sudah 'melihat' vaksin dari suntikan pertama, penguat kedua adalah respons yang berlebihan untuk hal yang sama,” kata Swaminathan.

Penelitian juga menunjukkan reaksi lebih intens pada orang yang sebelumnya menderita Covid-19 karena mereka kemungkinan memiliki tingkat kekebalan yang sudah ada sebelumnya.

Baca juga: 8 Juta Dosis Vaksin Sinovac Tahap ke-29 Tiba di Indonesia

Bagaimana Reaksi Moderna Dibandingkan dengan Vaksin Lainnya?

Reaksi terhadap vaksin Moderna serupa dengan yang dilaporkan setelah vaksin Pfizer, yang juga merupakan vaksin mRNA.

Penerima vaksin Moderna dan Pfizer mRNA umumnya melaporkan nyeri di tempat suntikan dan kemerahan setelah dosis pertama, bersama dengan kelelahan dan nyeri sendi setelah dosis kedua.

“Reaksi terhadap vaksin mRNA tidak terlalu berbeda, tentu saja tidak sampai pada tingkatan di mana seseorang harus memilih satu atau yang lain berdasarkan efek samping,” kata Liu.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved