Breaking News:

UMP Papua Barat 2022 Naik, Gubernur Dominggus Mandacan Ungkap Besarannya

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengatakan, saat ini telah dikeluarkan peraturan pemerintah nomor 36 tahun 2021, tentang pengupahan.

(TribunPapuaBarat.com/Safwan Raharusun)
Gubernur Provinsi Papua Barat Dominggus Mandacan. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengatakan, saat ini telah dikeluarkan peraturan pemerintah nomor 36 tahun 2021, tentang pengupahan.

Kata Mandacan, kebijakan penetapan upah merupakan program strategis nasional.

"Sehingga harus menetapkan besaran upah setiap tahunnya," ujar Mandacan kepada sejumlah awak media, Sabtu (21/11/2021).

Langkah di daerah wajib berpedoman pada kebijakan dari pemerintah pusat, terkait dengan penetapan upah.

"Penetapan upah merupakan salah satu guna mewujudkan hak pekerja atau buruh, atas penghidupan yang layak bagi kemanusiaan," tuturnya.

Baca juga: Ribuan Dosis Vaksin AstraZeneca di Papua Barat Telah Kedaluwarsa

Untuk usaha kecil dan mikro, pengaturan upahnya akan dibesarkan sesuai dengan kesepakatan oleh kedua belah pihak.

Kesepakatan itu tentu disesuaikan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Berdasarkan hasil rapat dewan pengupahan Provinsi Papua Barat, telah merekomendasikan upah minimum provinsi (UMP) 2022 naik menjadi Rp 3.200.000," ucap Mandacan.

Keputusan tersebut, selanjutnya akan diberlakukan sejak 1 Januari 2022 mendatang. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved