Breaking News:

Sebagian Besar Masjid di Papua Barat Belum Terdaftar di Kemenag RI

Sebagian besar Masjid di Papua Barat, belum terdaftar secara resmi di data Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemendag RI).

(TribunPapuaBarat.com/Safwan Raharusun)
Ketua Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Papua Barat Mohamad Lakotani. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Sebagian besar Masjid di Papua Barat, belum terdaftar secara resmi di data Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI).

Hal tersebut disampaikan Ketua Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Papua Barat Mohamad Lakotani, saat ditemui di Kantor MUI Papua Barat.

"Masjid di Papua Barat yang sudah terdaftar di Kementerian Agama, hanya beberapa," ucap Lakotani, saat diwawancarai TribunPapuaBarat.com, Sabtu (28/11/2021).

Dari keseluruhan Masjid di Manokwari, yang terdaftar baru hanya satu.

Baca juga: Ketua DMI Papua Barat: Kita Harus Jadikan Masjid Pusat Siar dan Peradaban Umat Islam

"Kita di Manokwari, yang sudah terdaftar di Kementerian Agama baru Masjid Masjid Ridwanul Bahri Fasharkan," ujarnya.

Lakotani menjelaskan, pendaftaran masjid di Kemenag harus melalui sejumlah mekanisme.

"Jika Masjid di yang mau tercatat di pusat maka harus melengkapi beberapa persyaratan, termasuk sertifikat Tanah dan lainnya," kata Lakotani.

Untuk itu, selaku pengurus wilayah DMI Papua Barat, pihaknya akan berkolaborasi dengan seluruh unsur yang ada di kabupaten dan kota agar bisa menindaklanjuti hal tersebut.

Baca juga: DMI Manokwari Resmi Dikukuhkan, Ketua Wilayah Papua Barat Titip Pesan

"Kita di DMI Provinsi akan menelusuri semua persyaratan yang dibutuhkan untuk bisa mendaftarkan masjid di Papua Barat secara resmi di pusat," imbuhnya.

Sehingga, jika ada kebijakan dari Kemenag maka masjid di Papua Barat bisa segera terdata dan terfasilitasi.

"Kalau data masjid yang belum terdaftar kami belum himpun. Namun jika dibandingkan dengan Manokwari, padahal ada banyak hanya saja yang terdaftar baru satu," pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved