Breaking News:

2 Rumah di Wosi Tertimpa Longsor setelah Diguyur Hujan, BPBD Manokwari: Itu Tanah Timbunan

Kepala BPBD Manokwari, Tajudin menanggapi peristiwa dua rumah di Wosi, Distrik Manokwari Barat, yang tertimpa longsor setelah diguyur hujan lebat.

(TribunPapuaBarat.com/Safwan Raharusun)
Kondisi dua unit rumah di belakang Hotel Valdos Wosi, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, pascalongsor. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manokwari, Tajudin menanggapi peristiwa dua rumah di Wosi, Distrik Manokwari Barat, Papua Barat, yang tertimpa longsor setelah diguyur hujan lebat.

Tajudin mengatakan, lokasi yang terjadi longsor merupakan tanah timbunan.

"Jadi tanah tembok Gereja Pantekosta di Indonesia (GPDI) El Gibor Sanggeng yang roboh itu adalah tanah timbunan dan tidak bisa tahan," ujar Tajudin, kepada sejumlah awak media, Jumat (3/12/2021).

Ia menilai seharusnya di area tersebut dibuat talut miring dan bukan tegak lurus.

Baca juga: 2 Rumah di Manokwari Tertimpa Longsor setelah Hujan Lebat, Penghuni: Saya Pikir Suara Guntur

"Untung kedua pemilik rumah mengosongkan tahan sekitar 5 meter untuk menanam pohon sehingga tidak merobohkan seisi rumah itu," tuturnya.

Jika tidak ditangani dengan cepat, Tajudin menduga akan ada longsor susulan yang menimpa rumah warga.

"Ini kalau hujan tinggi, pasti akan berlanjut longsor seperti tadi," kata Tajudin.

"Kami akan laporkan hal ini ke Bupati Manokwari, untuk segera ditangani," pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved