Breaking News:

Hampir 4 Bulan Berlalu, Komnas HAM Desak Gubernur Papua Barat Ambil Langkah untuk Pengungsi Maybrat

Komnas HAM perwakilan Papua dan Papua Barat, mendesak Gubernur Papua Barat, segera mengambil sikap terkait pengungsi Maybrat.

Tribun-Papua.com
Kepala Perwakilan Komnas HAM Papua dan Papua Barat, Frits Ramandey. 

Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Komisi Nasional Hak Asasi Manusi (Komnas HAM) perwakilan Papua dan Papua Barat, mendesak Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, segera mengambil sikap terkait pengungsi Maybrat.

Kepala Kantor Komnas HAM perwakilan Papua dan Papua Barat Frits Ramandey mengatakan, sudah hampir empat bulan nasib pengungsi Maybrat belum mendapat kepastian.

Diketahui, banyak masyarakat Maybrat mengungsi setelah penyerangan Posramil Kisor di Maybrat pada 2 September 2021.

Komnas HAM Papua dan Papua Barat, mengunjungi para pengungsi di Kabupaten Maybrat, Papua Barat.
Komnas HAM Papua dan Papua Barat, mengunjungi para pengungsi di Kabupaten Maybrat, Papua Barat. (TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari Raharusun)

Baca juga: Panglima TNI ke Papua Barat, Komnas HAM Singgung Nasib Pengungsi Maybrat: Harus Ada Dampak Riil

 

"Saya ingatkan Gubernur Mandacan agar segera mengambil langkah lebih konkret," ujar Ramandey saat dihubungi TribunPapuaBarat.com, Rabu (22/12/2021).

"Kami mendesak Gubernur Papua Barat, agar segera perintahkan instansi terkait untuk mengambil kebijakan kepada pengungsi," tuturnya.

Kata dia, selama ini Bupati Maybrat bekerja sendiri untuk menjamin nasib pengungsi.

Baca juga: Soal Kabar 1 Orang Warga Sipil Meninggal di Maybrat, Komnas HAM: Benar Ada

"Masyarakat sudah empat bulan di tempat pengungsian," tegas Ramandey.

"Salah satu rekomendasi Komnas HAM sebagai lembaga negara, kita akan meminta kepada Gubernur (mengambil sikap."

"Kalau Gubernur tidak melakukan tugas dan tanggungjawab dia. Maka kita akan pertanyakan tanggung jawab negara terhadap dia untuk pemenuhan HAM itu seperti apa," pungkasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunPapuaBarat.com, pasca terjadi kejadian di Posramil Kisor, masyarakat di lima kampung hingga saat ini masih mengungsi di sejumlah daerah di Papua Barat. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved