Viral Foto Dokumen Penting Susi Pudjiastuti Jadi Bungkus Gorengan, Muat Alamat Lengkap hingga No KK

Media sosial dihebohkan dengan beredarnya foto fokumen penting milik Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang menjadi bungkus

Instagram @susipudjiastuti
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Media sosial dihebohkan dengan beredarnya foto dokumen penting milik Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang menjadi bungkus gorengan.

Padahal, data yang ada dalam dokumen tersebut sangatlah pribadi.

Menanggapi hal ini, Camat Pangandaran, Yadi Setiadi pun mengaku akan langsung melakukan penelusuran mengapa dokumen sepenting itu bisa berakhir menjadi pembungkus gorengan.

Baca juga: Viral Sopir Taksi yang Aniaya dan Lecehkan Penumpangnya Laporkan Balik Korban, Sebut Dirinya Diancam

viral di media sosial dokumen penting mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti yang jadi bungkus gorengan.
viral di media sosial dokumen penting mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti yang jadi bungkus gorengan. (Twitter @howtodresvvell )

Yadi Setiadi selaku Camat Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa barat sangat menyayangkan adanya kejadian tersebut.

"Karena, seharusnya jangan sampai seperti itu (dokumen milik Susi menjadi bungkus makanan gorengan), karena itu dokumen penting," ujarnya saat menghubungi Tribunjabar.id melalui WhatsApp, Minggu (26/12/2021) siang.

Yadi mengaku, selama ini tak pernah menjual atau menyuruh menjual dokumen yang sudah lama.

Dan Yadi membantah, kejadian itu tidak terjadi saat masa jabatannya.

"Karena, selama saya menjabat disini belum pernah mengeluarkan atau menyuruh menjual arsip-arsip yang ada," katanya.

Dalam dokumen surat identitas Susi Pudjiastuti tertera pada tahun 2014 saat masa jabatan Suryanto yang kini sudah pensiun.

"2014 berarti kejadiannya sudah cukup lama, dan itu kayaknya pembuatan KTP sementara," ucap Yadi.

Karena menurutnya, kalau KTP sementara biasanya tidak ada arsip.

"Itu kan, poto pada identitasnya juga asli, berarti bukan terjadi di Kecamatan. Jadi, prediksi saya kejadian itu terjadi diluar Kecamatan Pangandaran," ujarnya.

Ia menambahkan, untuk lebih jelasnya Ia akan menanyakan kepada semua stafnya pada hari kerja besok.

"Lebis jelasnya, besok hari Senin (27/12/2021) kami telusuri pada staf, pada tahun berapa pernah menjual dokumen? karena selama saya menjabat tidak pernah menjual atau menyuruh menjual dokumen yang sudah lama," kata Yadi.

Baca juga: Viral Video Suporter Singapura Ribut dengan Ofisial Timnas Indonesia, Tunjukkan Gestur Menantang

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved