Wisatawan ke Raja Ampat Minim, Ini Penjelasan PT Belibis Sorong
Jumlah penumpang yang berdatangan dari Kota Sorong menuju Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, disebut tidak mengalami peningkatan.
Penulis: Safwan Ashari | Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Wisatawan-ke-Sorong.jpg)
Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun
TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Jumlah penumpang yang berdatangan dari Kota Sorong menuju Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, disebut tidak mengalami peningkatan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Cabang PT Belibis di Kota Sorong Usman, di Dermaga Rakyat Sorong Raja Ampat.
"Jika di lihat dengan presentasi penumpang pada tahun sebelumnya, peningkatan hanya dikisaran 80 persen," ujar Usman, kepada sejumlah awak media, Senin (27/12/2021).
Rata-rata, penumpang yang melakukan perjalanan adalah warga yang tinggal di Sorong, dan bekerja di Raja Ampat.
"Sedangkan wisatawan domestik dan internasional yang berkunjung ke Raja Ampat, hanya naik 30 persen," tuturnya.
Ia berujar, pihaknya ingin bekerjasama dengan pemerintah, agar volume wisatawan yang berkunjung ke Raja Ampat, bisa kembali meningkat.
"Untuk lonjakan penumpang hingga saat ini belum ada, namun kita tetap melakukan upaya antisipasi," imbuhnya.
Tak Hanya itu, dalam pelayanan rute Sorong Raja Ampat, pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai standar pemerintah.
"Saat ini kita menyiapkan dua kapal untuk melayani masyarakat dari Sorong ke Raja Ampat, pulang pergi," pungkasnya.(*)