Breaking News:

6 Tersangka Penyerangan Posramil Kisor Dipindah ke Sulsel, Pengacara Sindir Kejari dan PN Sorong

depan kantor Pengadilan Negeri Sorong dan Kejaksaan Negeri Sorong ke Makassar, Sulawesi Selatan, disayangkan oleh para kuasa hukum tersangka.

(TribunPapuaBarat.com/Safwan Raharusun)
Pengacara tersangka penyerangan Posramil Kisor menggelar aksi di depan kantor Kejaksaan Negeri Sorong dan Pengadilan Negeri Sorong. 

Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Pemindahan sepihak enam tersangka kasus penyerangan Posramil Kisor, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, ke Makassar, Sulawesi Selatan, disayangkan oleh para kuasa hukum tersangka.

Bahkan, sebagai bentuk protes dan kekecewaan atas pemindahan tersebut, kuasa hukum tersangka menggelar aksi di depan kantor Pengadilan Negeri (PN) Sorong dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sorong, Senin (3/1/2022).

Satu di antara pengacara tersangka, Leonardo Ijie (37) menilai pemindahan tersebut tak masuk akal.

"Kalian (Pengadilan Negeri Sorong dan Kejaksaan Ngeri Sorong) sudah takut, sehingga akal sehat pun hilang," ujar Ijie, Senin (3/1/2022).

Ia berujar, pemindahan keenam tersangka secara sepihak ke Makassar, Sulawesi Selatan, adalah bentuk ketakutan yang nyata dari pemerintah dan aparat.

Baca juga: Kejati Papua Barat Buka Suara soal Pemindahan 6 Tersangka Penyerangan Posramil Kisor ke Sulsel

"Meskipun enam tersangka sudah diputus bersalah di pengadilan Makassar, kami tetap nilai kalian kalah," tuturnya.

Pasalnya, Ijie menilai kejaksaan dan pengadilan tak mampu menggelar sidang bagi tersangka di Kota Sorong.

"Setiap perkataan yang berkaitan dengan orang Papua, kalian pasti kalah dan pemindahan ini menunjukkan kalian takut kepada kami," tegas Ijie.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved