Breaking News:

BREAKING NEWS: Protes Pemindahan 6 Tersangka Penyerangan Posramil Kisor, Kuasa Hukum Gelar Aksi

Empat kuasa hukum enam tersangka penyerangan Posramil Kisor, Maybrat, Papua Barat, menggelar aksi di depan kantor Pengadilan dan Kejari Sorong.

(TribunPapuaBarat.com/Safwan Raharusun)
Pengacara tersangka penyerangan Posramil Kisor menggelar aksi di depan kantor Kejaksaan Negeri Sorong dan Pengadilan Negeri Sorong. 

Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Empat kuasa hukum enam tersangka penyerangan Posramil Kisor, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, menggelar aksi di depan kantor Pengadilan dan Kejaksaan Negeri Sorong, Senin (3/1/2022).

Aksi protes tersebut dimulai sekitar pukul 13.30 WIT.

Keempat penasehat hukum datang dengan menggelar aksi dengan jubah advokat.

Diketahui, kuasa hukum enam tersangka penyerangan Posramil Kisor itu keberatan lantaran klien mereka dipindahkan secara sepihak ke Sulawesi Selatan.

Aksi tersebut dibuat lantaran keenam tersangka kasus penyerangan Posramil Kisor, dipindahkan ke Sulawesi Selatan secara sepihak.

Baca juga: MY Tersangka Posramil Kisor Diduga Disiksa, Pengacara: Terpaksa Sebut Nama Keluarga

Sebelumnya diberitakan, enam tersangka kasus penyerangan Posramil Kisor, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, disebut dikirim ke Polda Sulawesi Selatan, tanpa sepengetahuan keluarga dan penasihat hukum.

Hal tersebut disampaikan Leonardo Ijie (37), penasehat hukum keenam tersangka kasus penyerangan Posramil Kisor.

"Saat ini kami menyatakan Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Sorong telah melecehkan marwah keadilan bagi orang Papua," ujar Ijie, kepada sejumlah awak media, Sabtu (1/1/2022).

Ia berujar, langkah yang diambil saat ini adalah bentuk dari diskriminasi dalam penegakan hukum di Papua.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved