Viral Postingan Nasabah Dapat Uang Palsu dari ATM, Bank Indonesia Beri Tanggapan

Viral unggahan seorang warganet di Twitter yang mengaku mendapatkan uang palsu pecahan Rp 100.000 dari ATM bank milik negara.

(Twitter)
Tangkapan layar twit soal adanya uang palsu pecahan Rp 100.000 di dalam mesin ATM. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Viral di media sosial unggahan seorang warganet di Twitter yang mengaku mendapatkan uang palsu pecahan Rp 100.000 dari ATM bank milik negara.

Postingan itu tersebar di media sosial Twitter pada Kamis (30/12/2021).

Penjelasan Bank Indonesia

Menanggapi hal itu, Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Junanto Herdiawan mengatakan apabila masyarakat menemukan uang yang diduga palsu dari ATM maka supaya menghubungi bank bersangkutan.

Hal itu dilakukan agar pihak bank mendapatkan klarifikasi terhadap uang yang diduga palsu yang diperoleh nasabah dari mesin ATM.

Baca juga: Viral Hasil Mengejutkan dari Uang Kertas Rupiah yang Difotokopi, Bank Indonesia Beri Penjelasan

Selanjutnya pihak bank akan melaporkan ke Bank Indonesia untuk diteliti lebih lanjut.

“Dari hasil klarifikasi tersebut bank akan menginfokan kembali kepada yang bersangkutan,” ujar Junanto saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (1/1/2022).

Apakah Uang Nasabah akan Diganti?

Dikutip dari Kontan (13/8/2021), melansir laman resmi Bank Indonesia (BI), masyarakat yang akan melakukan klarifikasi uang yang diragukan keasliannya bisa datang ke bank umum ataupun langsung ke BI.

Selanjutnya mengisi formulir permohonan klarifikasi dengan menyertakan fisik uang yang diragukan keaslinnya.

Sebagai lembaga yang memiliki wewenang dalam peredaran uang, tentu BI berwenang menentukan uang yang diragukan tersebut asli atau palsu.

Baca juga: Viral Video Pria Terekam Curi Kotak Amal Masjid, Tinggalkan Surat: Anak Saya Butuh HP Buat Sekolah

Paling lama 14 hari kerja sejak permohonan klarifikasi diterima, bank sentral akan memberikan jawaban kepada pemohon klarifikasi.

Namun, masyarakat tidak mendapatkan penggantian atas temuan uang palsu tersebut.

Dalam penanggulangan uang palsu, upaya yang BI lakukan dari sisi preventif adalah dengan menyebarluaskan informasi mengenai ciri-ciri keaslian uang rupiah, baik secara tatap muka langsung (sosialisasi) ataupun tidak langsung melalui penayangan iklan layanan masyarakat di media massa.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved