Breaking News:

17 Advokat Buat LP terkait Dugaan Penistaan Agama, Ini Penjelasan Leonardo Ijie

Setelah dilaporkan ke Polres Sorong Kota, Polda Papua Barat, oleh Tim Kuasa Hukum dari pihak Pelapor, Leonardo Ijie akhirnya memberikan penjelasan.

(TribunPapuaBarat.com/Safwan Raharusun)
Pengacara tersangka penyerangan Posramil Kisor menggelar aksi di depan kantor Kejaksaan Negeri Sorong dan Pengadilan Negeri Sorong. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Setelah dilaporkan ke Polres Sorong Kota, Polda Papua Barat, oleh Tim Kuasa Hukum dari pihak Pelapor, Leonardo Ijie akhirnya memberikan penjelasan.

Kata Ijie, selama berorasi dirinya tidak menyebutkan secara spesifik terkait dengan agama muslim.

"Kemarin tidak hanya masjid saja, tapi ada juga gereja yang saya sebut," ujar Ijie, saat dihubungi TribunPapuaBarat.com, Selasa (4/1/2022).

Baca juga: Tim Kuasa Hukum Pelapor Resmi Laporkan Oknum Advokat ke Polres Sorong Kota

Sehingga, ia menilai, tim kuasa hukum yang melaporkan dirinya semuanya keliru dalam menafsirkan hal konteks.

"Saya anggap teman-teman pengacara ini sengaja memlintir isu ini ke ranah agama," tuturnya.

Kata Ijie, poin utama dalam aksi kemarin adalah seputar proses penegakan hukum yang terlalu mendeskriminasi orang Papua.

Ia berujar, hukum itu bukan bersumber dari manusia.

"Hukum itu dia bersumber dari Tuhan," ucap pria asal Maybrat itu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved