Breaking News:

Pascalibur Nataru, Jumlah Penumpang dari Sorong ke Raja Ampat Tak Alami Peningkatan Signifikan

Jumlah penumpang arus balik dari Sorong ke Raja Ampat, Papua Barat, disebut tidak mengalami peningkatan signifikan pascalibur Natal dan Tahun Baru.

(TribunPapuaBarat.com/Safwan Raharusun)
Suasana di Pelabuhan Rakyat Kota Sorong, Papua Barat. 

Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Jumlah penumpang arus balik dari Sorong ke Raja Ampat, Papua Barat, disebut tidak mengalami peningkatan signifikan pascalibur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Hal tersebut disampaikan Kepala Cabang perusahaan kapal PT Belibis Kota Sorong Usman.

"Penumpang pada arus balik ini tidak terlalu meningkat, contohnya sekarang hanya 150 orang," ujar Usman, kepada sejumlah awak media di Jembatan Rakyat, Rabu (5/1/2022).

Ia berujar, hanya sekitar 150 orang itu berangkat dari Kota Sorong menuju Raja Ampat.

Baca juga: Libur Tahun Baru 2022, Kunjungan Wisatawan di Raja Ampat Meningkat

"Jumlah penumpang dari Sorong ke Raja Ampat tidak terlalu membludak seperti tahun-tahun sebelum Covid-19," tuturnya.

Kata Usman, jumlah penumpang saat arus balik sangat menurun ketimbang sebelumnya.

"Kemarin sebelum Covid-19, banyak sekali penumpang yang bukan berdomisili di Kota Sorong," ucapnya.

Saat ini, penumpang masih didominasi oleh mereka yang bekerja di Raja Ampat dan tinggal di Kota Sorong.

"Sementara ini kami menyiapkan dua armada untuk mengangkut penumpang pada waktu pagi dan siang," pungkasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved