Breaking News:

Curanmor Mendominasi Tren Kriminalitas di Kota Sorong, Polisi: Sepanjang 2021 Ada 124 Kasus

Tren kasus kriminalitas di wilayah hukum Polres Sorong Kota, Polda Papua Barat, sepanjang 2021 masih cukup tinggi.

(TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari Raharusun)
Kapolres Sorong Kota AKBP Ary Nyoto Setiawan. 

Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Tren kasus kriminalitas di wilayah hukum Polres Sorong Kota, Polda Papua Barat, sepanjang 2021 masih cukup tinggi.

Kapolres Sorong Kota, AKBP Ary Nyoto Setiawan mengatakan, kasus kriminilitas di Kota Sorong disominasi oleh kasu pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

"Selama 2021 kasus kriminalitas yang ditangani sebanyak 1.648 kali," ujar ArĀ  kepada sejumlah awak media, Kamis (6/1/2022).

Ia berujar, dari jumlah tersebut yang telah ditangani oleh Polres Sorong Kota, sebanyak 1.134 kasus.

"Kalau pengungkapan kasus dari 2021 dan 2020, terjadi penurunan sekitar 29,92 persen," tuturnya.

Baca juga: Polisi Ungkap Komplotan Sindikat Curanmor di Wilayah Kota Sorong, Pelaku Beraksi jika Ada Pesanan

Penurunan tersebut dikarenakan pihaknya selama ini lebih fokus pada penanganan pandemi Covid-19.

Selain itu, tren kasus kriminal yang paling tinggi masih didominasi oleh tindak pidana curanmor.

"Sepanjang 2021 terjadi kasus curanmor sebanyak 124 kali," ucapnya.

Ada sejumlah lokasi yang sering terjadi tindak pidana kriminalitas mulai dari Arteri, Sorpus, Malanu Kampung, Klademak dan Pasar Baru.

"Waktu kejadian kriminalitas di Kota Sorong, berada di kisaran pukul 02.00 WIT hingga 04.00 WIT," kata Ary.

"Korban dari tindak kriminalitas di Kota Sorong, mulai mulai dari usia 25 sampai 45 tahun," pungkasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved