Pemkot Sorong Beri Bantuan Biaya Pendidikan Rp 1,84 Miliar untuk Mahasiswa Asal Suku Moi
Pemkot Sorong menyerahkan biaya bantuan pendidikan kepada 184 mahasiswa asal suku Moi, yang sedang menempuh studi di sejumlah perguruan tinggi.
Penulis: Safwan Ashari | Editor: Astini Mega Sari
Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun
TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Pemerintah Kota Sorong, Papua Barat, menyerahkan biaya bantuan pendidikan kepada 184 mahasiswa asal Suku Moi, yang sedang menempuh studi di sejumlah perguruan tinggi.
Dana bantuan yang dikucurkan adalah sebesar Rp 1,84 miliar yang bersumber dari APBD Kota Sorong tahun 2021.
Wali Kota Sorong Lambert Jitmau mengatakan, bantuan tersebut akan dibagi dengan jumlah Rp 10 juta per mahasiswa.
"Ini merupakan bentuk dari perhatian pemerintah daerah kepada anak-anak Moi, orang yang punya tanah Sorong," ujar Lambert, kepada awak media, Rabu (12/1/2022).
Pasalnya, Kota Sorong ini sendiri berada di atas tanah milik masyarakat Moi.
Baca juga: Sorong Tempat Kelahiran Banyak Pesepakbola Kawakan, Pemerintah Dinilai Kurang Berikan Apresiasi
"Saya jadi pemimpin di tanah Moi dan wajar kita perhatikan mereka, yang lain nanti belakangan," tuturnya.
"Seluruh wilayah tanah Papua dapat jatah Otsus, sementara Sorong ini milik anak-anak Moi."
Lambert mengatakan, hingga dengan hari ini pihaknya telah memberikan bantuan kepada mahasiswa asli suku Moi, sekira tiga kali.
Ia juga meminta pemimpin Kota Sorong yang menggantikannya kelak harus memperhatikan sumber daya manusia (SDM) dari suku Moi.
"Anak-anak ini punya kemauan, namun pejabat yang ada harus bisa memperhatikan itu, jangan tutup mata," ucap Lambert.
Baca juga: Main Apik Bareng Timnas di Piala AFF 2020, Ricky Kambuaya Dapat Hadiah Motor saat Pulang ke Sorong
Ia berujar, bantuan yang diberikan khusus untuk anak Moi yang sekolah di bangku kuliah dan dibuktikan oleh surat dari kampus asal.
Bantuan itu diberikan kepada mahasiswa asal Moi, yang tersebar di seluruh Indonesia termasuk di dalam Kota Sorong. (*)