Breaking News:

Penerimaan CPNS Sorong Prioritaskan Anak Suku Moi, Walkot: Sesudahnya Baru Lingkungan Sekitar

Wali Kota Sorong Lambert Jitmau menegaskan, penerimaan CPNS formasi berikutnya di daerah tersebut, akan memprioritaskan pelamar dan Suku Moi.

(TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari Raharusun)
Wali Kota Sorong Lambert Jitmau 

Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Wali Kota Sorong Lambert Jitmau menegaskan, penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi berikutnya di daerah tersebut, akan memprioritaskan pelamar dan Suku Moi.

"Satu atau dua minggu ke depan kita akan buka penerimaan CPNS," ujar Lambert kepada awak media, Rabu (12/1/2022).

"Orang Moi belum tentu pergi tes di daerah lain, mereka tetap ada di Kota Sorong."

"Penerimaan CPNS ini kita tetap prioritas anak Moi," tutur Lambert.

Baca juga: Pemkot Sorong Beri Bantuan Biaya Pendidikan Rp 1,84 Miliar untuk Mahasiswa Asal Suku Moi

Lambert mengatakan prioritas tersebut dilakukan lantaran Suku Moi merupakan pemilik tanah Sorong.

"Yang penting mereka (Moi) lebih dulu, sebab kalau bagi 'daging' diprioritaskan adalah tuan rumah, sesudahnya baru lingkungan sekitar," ucap Lambert.

Senada dengan Lambert, Pengurus LMA Malamoi Melki Osok (56) menuturkan, arahan dari Wali Kota Sorong, adalah keputusan yang terbaik.

"Seharusnya seperti itu, namun kita tidak bisa prioritaskan keseluruhan. Harus kasih separuh untuk saudara yang lain," kata Osok.

Hanya saja, tinggal diatur pada mekanisme pengaturannya dari pemerintah daerah.

Baca juga: Sorong Tempat Kelahiran Banyak Pesepakbola Kawakan, Pemerintah Dinilai Kurang Berikan Apresiasi

"Kami dari masyarakat Moi ingin semuanya diatur yang mana baik, kita tetap ikut," imbuhnya.

"Pastinya, kalau terima 100 orang, maka disahkan sekitar 60 kepada anak Moi dan selebihnya untuk yang lainnya," pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved