Breaking News:

Minat Baca Warga Kota Sorong Rendah, Tak Ada Masyarakat Umum yang Datang ke Pojok Baca Digital

Pengelola Pojok Baca Digital Kota Sorong, Yusuf (33) menilai, minat baca masyarakat di Sorong, Papua Barat, akhir-akhir ini mengalami penurunan.

(TribunPapuaBarat.com/Safwan Raharusun)
Suasana di depan Pojok Baca Digital, Kota Sorong, Papua Barat. 

Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Pengelola Pojok Baca Digital Kota Sorong, Yusuf (33) menilai, minat baca masyarakat di Sorong, Papua Barat, akhir-akhir ini mengalami penurunan.

Pasalnya, sejak dibangunnya Pojok Baca Digital di Sorong pada 2021, hampir tak ada warga yang datang.

"Selama dibuka, rata-rata yang datang ke Pojok Baca Digital masih didominasi oleh kalangan pemerintah," ujar Yusuf, kepada awak media, Rabu (12/1/2022).

"Kalau masyarakat umum sampai dengan saat ini memang belum ada."

Padahal, buku yang disediakan di Pojok Baca Digital didominasi oleh pengetahuan umum dan bisa diakses semua masyarakat.

Baca juga: Pemkot Sorong Beri Bantuan Biaya Pendidikan Rp 1,84 Miliar untuk Mahasiswa Asal Suku Moi

Baca juga: Penerimaan CPNS Sorong Prioritaskan Anak Suku Moi, Walkot: Sesudahnya Baru Lingkungan Sekitar

"Kita sudah siapkan buku terkait pertanian, peternakan dan lainnya sehingga kalau masyarakat ingin tambah referensi, maka bisa langsung digunakan," tuturnya.

Bahkan, ada buku yang berbentuk fisik dan juga digital dan diakses melalui komputer.

Jika masyarakat yang tidak memiliki android dan komputer, maka langsung mengakses buku digital langsung di tempat tersebut.

"Padahal kita hadir di Kota Sorong dengan semangat ingin meningkatkan minat baca bagi masyarakat," imbuhnya.

Ia berharap, wadah yang telah disiapkan oleh Perpustakaan Nasional Indonesia harus dimanfaatkan secara maksimal bagi masyarakat untuk menambah pengetahuan. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved