Breaking News:

Orang Tua Murid yang Belum Vaksin Dilarang Masuk Terima Rapor, Ini Penjelasan Kapolres Sorong Kota

Kapolres Sorong Kota mengatakan pemeriksaan dokumen vaksinasi Covid-19 saat penerimaan rapor di sekolah telah sesuai aturan Pemprov Papua Barat.

(TribunPapuaBarat.com/Safwan Raharusun)
Petugas memeriksa dokumen vaksinasi di depan pintu masuk SMK Negeri 3 Sorong, Papua Barat. 

Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Kapolres Sorong Kota AKBP Ary Nyoto Setiawan mengatakan pemeriksaan dokumen vaksinasi Covid-19 saat penerimaan rapor di sekolah telah sesuai dengan surat edaran dari pemerintah Provinsi Papua Barat.

"Terkait penerimaan rapor, kita sudah melakukan rapat di Dinas Pendidikan dan mensosialisasikan dan mengacu pada edaran provinsi," ujar Ary, kepada sejumlah awak media, Sabtu (15/1/2022).

Sehingga, saat penerimaan rapor pihaknya langsung membuka gerai vaksin disejumlah sekolah di Kota Sorong.

"Kita berharap dengan adanya gerai vaksin di sekolah bisa menambah jumlah masyarakat yang telah vaksin di Sorong," tuturnya.

Sejumlah orang tua murid memprotes petugas saat hendak menerima rapor semester ganjil di SMK Negeri 3 Sorong, Papua Barat.
Sejumlah orang tua murid memprotes petugas saat hendak menerima rapor semester ganjil di SMK Negeri 3 Sorong, Papua Barat. ((TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari Raharusun))

Baca juga: BREAKING NEWS: Penerimaan Rapor di SMK Negeri 3 Sorong Diwarnai Aksi Protes Orang Tua

Hingga kini, ada kurang lebih 9.000 pelajar (SMP dan SMA) di Sorong yang belum mengikuti vaksinasi.

"Minimal, lewat langkah ini bisa menambahkan lima persen capaian vaksinasi di Kota Sorong," ucap Ary.

Terkait pemeriksaan di gerbang masuk SMK Negeri 3 Sorong, pihaknya menilai itu bukan bagian dari bentuk pemaksaan.

Pasalnya, keberadaan petugas di sekolah hari ini untuk memastikan, yang menerima rapor harus betul-betul telah divaksin.

Ary mengaku, saat ini pihaknya mengambil momen ketika penerimaan rapor untuk membuka gerai vaksin di sekolah.

Baca juga: Dilarang Petugas Ambil Rapor karena Belum Vaksin, Orang Tua Siswa SMK N 3 Sorong Ungkap Kekecewaan

"Jadi yang datang belum ikut vaksin, bisa langsung mendaftarkan diri untuk ikut di gerai vaksin kita," imbuhnya.

Nantinya, kalau seorang anak tidak mau divaksin maka pembelajaran tatap muka pun akan terganggu.

"Kalau belum divaksin, maka dipastikan dia tidak bisa mengikuti pembelajaran tatap muka," pungkasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved