Kamis, 16 April 2026

Mabuk dan Ribut Double O Sorong, Dua Kelompok Warga Saling Serang dengan Sajam di Mega Mall

Kapolsek Sorong Timur AKP Valio Agafe mengatakan, aksi saling serang bermula dari persoalan yang terjadi di Double O Kota Sorong, Papua Barat.

Tayang:
Penulis: Safwan Ashari | Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
zoom-inlihat foto Mabuk dan Ribut Double O Sorong, Dua Kelompok Warga Saling Serang dengan Sajam di Mega Mall
dok Warga
Foto amatir saat aksi saling serang antara kelompok Kei dan Pelau di Mega Mall, Kota Sorong, Papua Barat. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Kapolsek Sorong Timur AKP Valio Agafe mengatakan, aksi saling serang bermula dari persoalan yang terjadi di Double O Kota Sorong, Papua Barat, subuh tadi.

"Awalnya para muda-mudi ribut di Double O dan dalam pengaruh minuman keras (Miras)," ujar Valio, saat dihubungi TribunPapuaBarat.com, Minggu (23/1/2022).

Sehingga, dari ribut di Double O pagi sekira pukul 05.00 WIT, akhirnya merembet ke arah suku.

Baca juga: Pengunjung Teriak Histeris saat Aksi Saling Serang di Mega Mall Sorong

Kemudian, berlanjut ke pengrusakan sekretariat Orang Tenggara (ORTEGA) di Kilo Meter 10 Distrik Sorong Timur, Kota Sorong.

"Menurut orang-orang di sekretariat, pengrusakan itu berawal dari kejadian di Double O yang muda-mudi tadi," tuturnya.

Sehingga, mereka beranggapan kalau Pelau yang merusak sekretariat tersebut.

"Saat itu Kepala Suku dari membuat laporan, selang beberapa waktu kemudian orang-orang dari sekretariat ORTEGA kemudian merusak pangkalan motor dekat Mega Mall," ucap Valio.

Ia menuturkan, aksi tersebut berlanjut hingga masuk ke dalam Mega Mall, semuanya buntut dari kejadian di Double O.

"Saat ini kami sudah himbau kepada kedua kelompok, agar persoalan tersebut jagan dibawah ke masalah suku dan lainnya," imbuhnya.

Pihaknya siap untuk melayani masing-masing kelompok, untuk membuat laporan polisi (LP) terkait persoalan tersebut.

Terkait panggilan saksi dan lainnya, saat ini pihaknya sedang melengkapi berkas LP dan menentukan langkah selanjutnya.

Hingga saat ini, pihaknya belum menerima laporan terkait korban saat aksi saling serang di Mega Mall, siang tadi.(*)

Berita terkait lainnya

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved