Jangan Injak Terumbu Karang, Cek Sejumlah Aturan di Desa Arborek Raja Ampat yang Perlu Kamu Patuhi

Desa Wisata Arborek di Pulau Arborek, Distrik Meos Mansar, adalah destinasi yang bisa dikunjungi wisatawan yang datang ke Raja Ampat, Papua Barat.

Kompas.com/Nabilla Ramadhian
Suasana Desa Wisata Arborek, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Selasa (26/10/2021). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM – Desa Wisata Arborek di Pulau Arborek, Distrik Meos Mansar, adalah destinasi yang bisa dikunjungi wisatawan yang datang ke Raja Ampat, Papua Barat.

Selama mengunjungi Desa Arborek, para wisatawan harus memathui aturan yang telah ditetapkan di daerah tersebut.

“Ada aturan di jembatan dermaga, yakni tidak boleh melompat ke air saat turun untuk snorkeling,” kata Ketua Pokdarwis Desa Wisata Arborek Ronald Mambrasar kepada Kompas.com di Desa Wisata Arborek, Kabupaten Raja Ampat, Rabu (27/10/2021).

Ia menjelaskan, aturan ini diberlakukan tidak hanya untuk wisatawan, tetapi juga masyarakat Desa Arborek. Pasalnya, perairan di sekitar desa merupakan habitat berbagai macam ikan.

Selain larangan untuk loncat dari dermaga menuju air, terdapat sejumlah aturan yang perlu diperhatikan yakni sebagai berikut, Selasa (9/11/2021):

Baca juga: Legenda Asal-usul Raja Ampat di Papua Barat, Kisah 7 Telur dan Cerita Tuah Keramat 4 Raja

1. Jangan Loncat dari Dermaga

Pulau Arborek di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.
Pulau Arborek di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. ((KOMPAS.com/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA))

Jika ingin snorkeling di area dermaga Desa Wisata Arborek, Ronald mengatakan bahwa wisatawan dapat melakukannya.

Namun saat hendak turun ke perairan, mereka dilarang untuk loncat dari dermaga.

Mereka harus turun secara perlahan.

Selain merupakan habitat dari berbagai macam ikan, namun area sekitar dermaga desa juga habitat bagi beragam terumbu karang.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved