Tangis Ibu di Rusia saat Tahu Anaknya Jadi Tawanan Perang di Ukraina: Panglimanya Kirim Dia ke Sana

Seorang ibu di Rusia, Natalya Deineka mengungkapkan kesedihannya lantaran putranya menjadi tawanan tentara Ukraina.

AFP/SERGEI SUPINSKY
Pasukan militer Ukraina mengamankan roket milik Rusia yang gagal meledak di Kiev, Sabtu (26/2/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Seorang ibu di Rusia, Natalya Deineka mengungkapkan kesedihannya lantaran putranya menjadi tawanan tentara Ukraina.

Dikutip dari BBC Indonesia, pada hari pertama invasi militer Rusia  di Ukraina, Kamis (24/2/2022), muncul foto dua pria berseragam tentara Rusia.

Keduanya digambarkan sebagai tawanan perang dipublikasikan di halaman Facebook Panglima Angkatan Bersenjata Ukraina, Valeriy Zaluzny.

Baca juga: Viral Video Traktor di Ukraina Seret Tank Milik Rusia, Ini Sederet Aksi Warga Lawan Invasi Rusia

Baru pada saat itulah Natalya Deineka menyadari bahwa putranya, Rafik Rakhmankulov, terlibat perang.

Dalam sebuah wawancara dengan BBC Rusia, wanita berusia 40 tahun itu mengatakan bahwa saudara perempuannya pertama kali memberi tahu dia tentang foto itu.

Natalia masih belum menerima konfirmasi tentang status Rafik.

"Saya telah menghubungi beberapa perwira dari unit militernya dan menceritakan apa yang terjadi," kata Natalya.

"Dia bilang kontra intelijen akan memeriksa apakah Rafik ditahan atau tidak, tetapi belum ada konfirmasi."

Tetapi otoritas militer tidak menyangkal kepadanya bahwa pemuda 19 tahun itu, yang belum genap setahun berdinas sebagai tentara, telah dikirim ke front Ukraina untuk berperang.

Baca juga: Viral Aksi Pria Ukraina Berlutut di Depan Konvoi Tank Rusia, Jadi Simbol Perlawanan

'Dia tidak tahu mereka akan dibawa ke sana'

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved