Hari Ini Rusia Bakal Buka Jalur Keamanan untuk Pengungsi dari Ukraina, Lakukan Gencatan Senjata

Setelah perundingan ketiga, Rusia dan Ukraina kembali siap membuka jalur keamanan untuk pengungsi.

AFP/DANIEL LEAL
Orang-orang, beberapa membawa tas dan koper, berjalan di stasiun metro di Kyiv pada 24 Februari 2022. - Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan operasi militer di Ukraina pada hari Kamis dengan ledakan terdengar segera setelah di seluruh negeri dan menteri luar negerinya memperingatkan " invasi skala penuh" sedang berlangsung. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Setelah perundingan ketiga, Rusia dan Ukraina kembali siap membuka jalur keamanan untuk pengungsi.

Jalur bernama koridor kemanusiaan itu akan di buka di lima titik kota yang mengalami krisis.

Namun, masih terjadi sejumlah perdebatan terkait jalur keluar koridor kemanusiaan tersebut dan keraguan atas keamanan pengungsi.

Baca juga: Negara-negara Barat Tak Kunjung Bantu Ukraina, Zelensky Beri Sindiran: Tak Bisa Ambil Keputusan

Warga di Kota Irpin, Ukraina langsung menunduk begitu mendengar suara ledakan. Warga sipil di Kota Irpin berbondong-bondong pergi mengungsi menjauh dari rumah mereka yang kini diserang pasukan Rusia.
Warga di Kota Irpin, Ukraina langsung menunduk begitu mendengar suara ledakan. Warga sipil di Kota Irpin berbondong-bondong pergi mengungsi menjauh dari rumah mereka yang kini diserang pasukan Rusia. (YouTube BBC News Indonesia)

Dilansir Independen.co.uk, Rabu (9/3/2022), Rusia telah berjanji untuk mengizinkan lima koridor kemanusiaan dibentuk.

Hasil perundingan itu dibuat untuk membiarkan masyarakat sipil melarikan diri dari kota-kota besar yang diserang oleh pasukan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Disampaikan bahwa penembakan senjata di Ukraina akan berhenti dari pukul 7 pagi waktu setempat pada hari ini.

Menurut Mikhail Mizintsev, kepala Pusat Kontrol Pertahanan Nasional Rusia, koridor itu akan mengarah keluar dari Kiev, Chernihiv, Sumy, Kharkiv, dan Mariupol.

"Mengingat situasi kemanusiaan yang memburuk, Rusia akan menerapkan gencatan senjata mulai pukul 10 pagi waktu Moskow pada 9 Maret dan siap untuk menyediakan koridor kemanusiaan," kata Mizintsev.

Upaya ini kembali dilakukan setelah beberapa kali rencana yang sama telah gagal dijalankan.

Diharapkan, koridor kemanusiaan kali ini berhasil mengamankan pengungsi ke wilayah yang lebih baik.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved