Wakasal Jenguk 3 Prajurit TNI AL Korban Granat KKB: Inilah Risiko Menjadi Seorang Prajurit TNI

Wakasal, Laksamana Madya Ahmadi Heri Purwono secara khusus menjenguk tiga prajurit TNI Angkatan Laut yang menjadi korban ledakan granat.

istimewa
Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal), Laksamana Madya Ahmadi Heri Purwono, bersama Pejabat Tinggi Mabesal, menengok prajurit korban ledakan Granat, akibat serangan Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP) Kodap III Ndugama Papua. Jumat (01/04/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal), Laksamana Madya Ahmadi Heri Purwono secara khusus menjenguk tiga prajurit TNI Angkatan Laut yang menjadi korban ledakan granat.

Ketiga korban terluka dalam serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua di Kodap III Nduga Papua beberapa waktu.

Yakni Serda Mar Rendi Febriansyah, Serda Mar Bayu Pratama, dan Pratu Mar Adik Saputra dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Laut (RSPAL) dr Ramelan Surabaya.

Baca juga: Dicatat Sudah Meninggal 2 Tahun Lalu oleh Rumah Sakit, Pasien di Medan Laporkan RSU ke Polisi

Mereka diterbangkan dari Papua ke Surabaya agar mendapatkan perawatan medis yang lebih baik lagi sehingga mempercepat pemulihannya.

Para petinggi TNI AL pun memberikan perhatian serius terhadap ketiga prajurit yang sedang dirawat di RSPAL dr Ramelan Surabaya tersebut.

Laksamana Madya Ahmadi mengatakan, selain dua prajurit gugur, tiga Prajurit Marinir korban itu terluka disebabkan serangan terhadap Satgas Mupe Korps Marinir TNI AL di Pos Quary Bawah, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua.

"Serda Mar Rendi Febriansyah dan Serda Mar Bayu Pratama dirawat dalam satu kamar. Keduanya menerima kehadiran langsung dengan duduk di tempat tidur masing-masing," tuturnya.

Sedangkan Pratu Mar Adik Saputra, kata dia, dirawat tersendiri di kamar yang lain serta menerima kehadiran Wakasal dengan berbaring karena luka di punggung.

"Saya doakan semoga cepat pulih, sehat kembali dan inilah risiko menjadi seorang Prajurit TNI, di manapun siap ditugaskan, saya ingatkan selalu berdoa, mendekatkan diri dengan Tuhan, konsentrasi, ikuti apa yang disampaikan oleh atasannya, sehingga ke depan tidak ada lagi korban," ucapnya.

Baca juga: Kronologi 2 Balita Ditemukan Tewas di Kolam Renang Villa, Orangtua Pasrah Menerima Musibah

Baca juga: Tak Terima Ditegur, Seorang Pelajar SMA Ajak Belasan Temannya Keroyok Seorang Guru

Lebih lanjut dikatakan, ia yakin ke depannya tidak menyurutkan semangat para prajurit untuk membela negara, khususnya yang sedang melaksanakan tugas baik di laut maupun di darat.

Halaman
12
Sumber: Tribun papua
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved