Di Depan Istri Korban, Komandan Tank Rusia yang Tembak Warga Sipil Minta Maaf: Saya Mengakui

Komandan tank Rusia, Vadim Shishimarin (21) meminta maaf atas aksi pembunuhannya kepada warga sipil bernama Oleksandr, di desa Chupakhivka, Ukraina.

YouTube Guardian News
Sersan Vadim Shyshimarin (21) dihadirkan langsung dalam persidangan di Kyiv/Kiev pada Jumat (13/5/2022) atas kasus kejahatan perang yang menjerat dirinya. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Komandan tank Rusia, Vadim Shishimarin (21) meminta maaf atas aksi pembunuhannya kepada warga sipil bernama Oleksandr, di desa Chupakhivka, Ukraina timur laut pada 28 Februari lalu.

Hal itu ia sampaikan di depan istri korban, Kateryna Shelipova dalam sidang tuntutan yang digelar dalam pengadilan kejahatan perang pertama terkait invasi Rusia yang dimulai sejak 24 Februari lalu.

Dilansir Reuters, sebelumnya seorang jaksa negara Ukraina meminta pengadilan pada Kamis (19/5/2022) untuk menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada seorang tentara Rusia.

Tentara ini dituduh membunuh seorang warga sipil tak bersenjata.

"Saya mengakui kesalahan saya. Saya meminta Anda untuk memaafkan saya," katanya kepada Shelipova saat sidang.

Baca juga: Pemerintah Rusia Buka Suara soal Presiden AS Joe Biden yang Sebut Putin Tak Bisa Terus Berkuasa

Dia telah mengaku bersalah atas pembunuhan pada hari Rabu (18/5/2022).

Pembunuhan Oleksandr Shelipov adalah salah satu dari apa yang Ukraina dan negara-negara Barat katakan sebagai kekejaman dan kebrutalan terhadap warga sipil selama invasi.

Ukraina telah mengidentifikasi lebih dari 10.000 kemungkinan kejahatan perang.

Rusia pun tetap kekeh membantah menargetkan warga sipil atau terlibat dalam kejahatan perang.

Pada sidang pengadilan hari Kamis, Shishimarin membuat semacam tontonan sedih dari balik bilik kaca.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved