Jamaah Haji yang Belum Vaksin Bisa Batal Berangkat, Menko PMK: Itu Ketentuan Pemerintah Arab

Bagi calon jemaah Haji pada tahun 2022 ini, yang belum menjalankan vaksinasi Covid-19, bisa terancam batal keberangkatannya.

tribun timur/muhammad abdiwan
FOTO ILUSTRASI Calon jamaah haji - Bagi calon jemaah Haji pada tahun 2022 ini, yang belum menjalankan vaksinasi Covid-19, bisa terancam batal keberangkatannya. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Bagi calon jemaah Haji pada tahun 2022 ini, yang belum menjalankan vaksinasi Covid-19, bisa terancam batal keberangkatannya.

Hal ini dijelakaskan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy.

Diketahui, vaksinasi Covid-19 lengkap merupakan bagian dari persyaratan yang diberikan Pemerintah Arab Saudi terhadap jemaah haji tahun ini.

Baca juga: Daftar Buah yang Aman Dikonsumsi untuk Penderita Diabetes, dari Pepaya hingga Jeruk

"Belum, jadi data vaksin saya angkanya belum terlalu hafal tapi yang jelas ada yang baru vaksin pertama, ada yang sudah kedua, tapi ada yang booster. Kemudian yang diduga belum vaksin tetapi ada kemungkinan ada masalah registrasi itu sekitar 17 ribu," ucap Muhadjir di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (19/5/2022).

Muhadjir mengungkapkan calon jemaah haji yang belum divaksin bisa batal berangkat pada tahun ini.

Vaksinasi lengkap merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh para jemaah haji pada tahun ini.

"Ya kalau belum vaksin, batal  (berangkat). Itu ketentuan dari Pemerintah Arab Saudi kok," kata  Muhadjir.

Dirinya mengatakan Kementerian Kesehatan bakal melakukan percepatan vaksinasi terhadap jemaah.

Kemenkes bakal melakukan pemeriksaan ke daerah untuk mencari calon jemaah haji yang belum divaksin.

"Itu yang akan kita tuntaskan bersama pak Menkes. Nanti akan kita telisik di daerah yang belum tervaksin," tutur Muhadjir.

"Nanti akan kita kebut ini, berapa hari ini untuk segera divaksin," tambah Muhadjir.

Tahun ini, Arab Saudi memberikan kuota haji Indonesia sebesar 100.051 orang.

Kuota ini terdiri atas 92.825 haji regular dan 7.226 haji khusus.

Jemaah akan mulai masuk asrama haji pada 3 Juni dan pemberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama dilakukan pada 4 Juni 2022.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pemerintah Sebut Calon Jemaah Haji yang Belum Divaksin Bisa Batal Berangkat Haji

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved