DOB Tanah Papua

Ada Hoaks Massa Demo Tolak DOB di Jayapura Terluka saat Dibubarkan Aparat

Sejumlah foto beredar bernarasi beberapa orang terluka saat aparat berusaha membubarkan aksi demonstrasi dan long march ke pusat Kota Jayapura, Papua.

KOMPAS.com/NURWAHIDAH
Ilustrasi polisi 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Sejumlah foto beredar bernarasi beberapa orang terluka saat aparat berusaha membubarkan aksi demonstrasi dan long march ke pusat Kota Jayapura, Papua, Jumat (3/6/2022). 

Diketahui, massa yang tergabung dalam Petisi Rakyat Papua (PRP) kembali melakukan aksi demonstrasi dan long march ke pusat Kota Jayapura, Papua, Jumat (3/6/2022).

Aksi menyampaikan aspirasi penolakan rencana pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) tersebut akhirnya dibubarkan secara paksa oleh polisi karena tidak mengantongi izin.

Baca juga: Tolak DOB Tanah Papua, Ketua DAP: Pemerintah Tidak Menyentuh pada Akar Persoalan

Dalam foto yang beredar, ada keterangan bahwa mereka menjadi korban dari aksi represif polisi ketika membubarkan massa.

Makbon pun menegaskan informasi tersebut tidak benar atau hoaks.

"Kami sudah cek postingan tersebut dan akan lakukan penyelidikan lebih lanjut dengan akun yang menyebarkan informasi hoaks di media sosial Facebook," cetusnya.

Ia pun menjelaskan bahwa keterangan yang diunggah di media sosial tidak sesuai fakta sehingga pengunggah diminta untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Dalam postingan disebut ada massa aksi terluka di wilayah expo namun kenyataannya di wilayah expo tidak ada massa yang melakukan aksi dan juga tidak dilakukan pembubaran paksa di expo sedangkan di wilayah Uncen bawah kita lakukan pendekatan karena aksi demo menutupi jalan sehingga diambil tindakan terukur, namun tidak ada korban," kata Makbon.

Aksi Demo

Kapolresta Jayapura Kota AKBP Victor Makbon, melalui keterangan tertulis, Jumat memberikan keterangannya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved