DOB Tanah Papua

Reklame Dukungan Rencana DOB Tanah Papua Bertebaran di Abepura, Begini Reaksi Warga

Reklame dukungan pemekaran 3 DOB di Papua bertebaran di beberapa sudut Kota Abepura, Kota Jayapura Provinsi Papua. Ini kata warga.

Tribun-Papua.com/Hidayatillah
Pemerintah Kabupaten Merauke menggelar pawai keliling penyambutan pengesahan Undang-Undang (UU) pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Papua Selatan pada 30 Juni 2022. Reklame dukungan pemekaran 3 DOB di Papua bertebaran di beberapa sudut Kota Abepura, Kota Jayapura Provinsi Papua. Ini kata warga. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Reklame berisi tulisan dukungan terhadap rencana pemerintah yang melakukan pemekaran 3 Daerah Otonomi Baru (DOB) di Papua bertebaran di beberapa sudut Kota Abepura, Kota Jayapura Provinsi Papua.

Rekmale dukungan rencana DOB Papua tersebut membentang di jalan utama yang menjadi daerah hilir mudik masyarakat di Bumi Cenderawasih untuk menuju Kabupaten Jayapura, maupun sebaliknya menuju Kota Jayapura.

Pemandangan rekmae dukungan rencana DOB Papua itu terlihat dari pantauan Tribun-Papua.com, Senin (27/6/2022) pagi, di Distrik Abepura

Sontak saja pemandangan tersebut langsung menyedot perhatian para pengguna jalan.

Selain posisinya membelah jalan dengan ukuran besar, baliho tersebut juga berada di dekat hotel berbintang dan kawasan pusat bisnis dan perekonomian.

Baca juga: Isi Deklarasi Dukungan DOB yang Dikirim Paulus Waterpauw, Ditandatangani Sejumlah Kepala Daerah

Pemandangan serupa juga terlihat di beberapa titik di lokasi berbeda. Isi dari papan reklame tersebut sama, yakni dukungan terhadap pemekaran 3 Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua yang baru saja dilakukan pembahasan oleh Panja DPR RI di Tanah Papua akhir pekan tadi.

Lantas bagaimana tanggapan warga terkait mulai muncul dan marak dukungan pemekaran 3 DOB tersebut? Tribun-Papua.com sempat mewawancarai salah seorang warga bernama Endri Sokoy (26). Menurutnya, hal tersebut merupakan suatu hal yang lumrah sebagai bentuk ketegasan dan tekad dari pemerintah dan masyarakat untuk mendukung DOB.

"Kalau bagi saya secara pribadi, itu hal yang biasa saja dan sebenarnya kalau mau dibilang itu bentuk kampanye juga mengajak orang untuk setuju DOB atau pemekaran," katanya.

Endri menambahkan, ia tak terlalu ambil pusing dengan karut marut DOB Papua. Karena baginya mau jadi pemekaran ataupun tidak, dirinya tetap akan berusaha sekuat tenaga dengan berusaha untuk keperluan hidup sehari-hari.

"Uang kan tidak serta merta jatuh dari langit, tetapi semua itu diusahakan," tandasnya.

Baca juga: Alasan Forum Mahasiswa Papua Desak RUU DOB Disahkan: OAP Sejajar dengan Saudara di Provinsi Lain

Halaman
12
Sumber: Tribun papua
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved