Oknum ASN Suplai Amunisi dan Senjata ke KKB di Nduga, Polda Papua Beberkan Penyelidikan

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga Papua membeli amunisi dan senjata api rakitan melalui oknum ASN.

(Dok Pendam XVII Cenderawasih)
Drone milik TNI berhasil merekam pergerakan anggota KKB di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Minggu (20/2/2022). Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga Papua membeli amunisi dan senjata api rakitan melalui oknum ASN. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Yalimo, Papua, kedapatan membawa amunisi dan senjata api rakitan.

Setelah ditelusuri, ASN berinisial AN itu berperan sebagai penghubung serta penyedia amunisi dan senjata bagi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga.

Saat ditangkap, AN penyuplai senjata KKB Nduga tesebut membawa 615 butir amunisi.

Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua, Kombes Faizal Ramadhani, ASN itu ditangkap saat ingin mengantarkan amunisi dan senjata kepada seorang kurir yang ditugaskan oleh KKB.

Baca juga: Belum Dievakuasi karena Cuaca Buruk, Jenazah TNI yang Gugur Ditembak KKB Masih Berada di Kiwirok

“Dia termasuk di jaringan kelompok Nduga. Jadi kita yakin sekali dia akan dibawa ke Nduga,” kata Kombes Pol Faizal Ramadhani, Jumat (1/7/2022).

Faizal meyakini, saat ini, beberapa kelompok kriminal tersebut sedang kekurangan stok amunisi dan senjata.

Oleh sebab itu, Faizal mengatakan, kelompok-kelompok tersebut sedang menerjunkan para penghubungnya untuk mencari pasokan itu.

“Dan dari hasil penyelidikan, kami tahu mereka sedang mengeluarkan beberapa penghubung-penghubung untuk mencari senjata dan amunisi,” ungkapnya.

Dari kelompok tersebut, Faizal menyebut, KKB Nduga merupakan yang paling aktif dalam mencari amunisi dan senjata tambahan.

“Kelompok Nduga ini, kelompok yang paling aktif mencari senjata dan amunisi,” tandasnya. (Tribun-Papua.com, Raymond Latumahina)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Stok Menipis, KKB Papua Mulai Bergerilya Cari Amunisi dan Senjata

Sumber: Tribun papua
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved