Penjelasan tentang Strict Parents dan Ciri-cirinya, Bisa Buat Anak Jadi Tak Bahagia dan Depresi

Berikut ini penjelasan tentang strict parents beserta ciri-ciri dan dampaknya terhadap anak.

Freepik
Ilustrasi anak yang punya strict parents. 

- Tidak Bahagia dan Depresi

Sebuah study yang dirilis dalam The Journal of Psychology menyatakan, anak yang diasuh dengan pola ketat cenderung tidak bahagia, merasa khawatir, cemas bahkan gejala depresi.

- Mengundang Gangguan Perliaku

Saat orang tua mendisiplinkan anak dengan kekerasan, ancaman dan paksaan bisa ditiru oleh anak. 

Alhasil sifat membangkang, pemarah,agresif dan implusif justru dapat tertanam pada anak. 

- Membuat Anak Suka Berbohong

Saat anak didisiplinkan dengan kekerasan, pengekangan dan tanpa kasih sayang, rasa takut dapat muncul 

Untuk menghindari hukuman dari orang tuanya mereka bisa berbohong. 

- Membuat Anak Tidak Percaya Diri

Orang tua dengan pola asuh ketat membuat anak terbiasa diatur dan didikte. 

Imbasnya mereka jadi kurang percaya diri untuk membuat keputusan atau bertindak.

- Kurang Mampu Mengatur Diri Sendiri

Imbas lainnya, adalah anak merasa tidak bisa mengatur diri sendiri. 

Mereka kurang mampu mengatur perilakunya dan tidak ada ketrampilan memecahkan masalah dengan efektif. (Tribunnews.com/Milani Resti)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Apa Itu Strict Parents? Kenali Ciri dan Dampak Buruk bagi Anak

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved