Kisah Mama Ripka, 17 Tahun Jualan Kelapa di Pantai Sorong, Satu Buah Kelapa Dikupas 20 Detik

Kisah seorang pedagang kelapa bernama Mama Ripka, 17 tahun berjualan kelapa membuatnya mampu mengupas hanya 20 detik

Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Jefri Susetio
TribunPapuaBarat.com
PENJUAL: Mama Ripka sedang mengupas kelapa muda untuk pelanggan. Wanita asal Kabupaten Raja Ampat ini sudah 17 tahun berjualan di depan Tembok Berlin, jl. Yos Sudarso, Kelurahan Kampung Baru, Distrik Sorong Kota, Kota Sorong, Papua Barat. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - SIANG   sedang teriknya, di Pantai Reklamsi Tembok Berlin, Kota Sorong, seorang Mama terlihat begitu cekatan memotong buah kelapa.

Berkali-kali ia menawarkan buah kelapa kepada pembeli yang berkunjung ke pantai tersebut.

Mama Ripka nama pedagang kelapa muda itu. Sejak 17 tahun lalu, ia berjualan di pantai itu.

"Saya jualan di sini sudah 17 tahun, dari masih anak satu sampai sekarang sudah dua," ujarnya kepada TribunPapuaBarat.com Kamis, (7/7/2022).

Baca juga: Mama Papua Ini Olah Sukun Iriana Jokowi Jadi Keripik Amenya, Ganjar Pranowo Bantu Promosikan

Baca juga: Mama Papua Berjualan di Genangan Air Berlumpur, Pasar Sentral Remu Sorong Kumuh dan Jorok

Wanita Asal Kabupaten Raja Ampat itu menjual kelapa muda sejak pukul 08.00 hingga pukul 18.00 WIT.

Dalam sepekan ia hanya tiga kali membuka lapak, yakni Senin, Selasa dan Rabu.

"Kamis, Jumat dan Sabtu Mama mereka jual   dari     rumah ke rumah," kata Ripka.

Lapak jualan milik Mama Ripka sangat sederhana. Hanya bermodalkan kayu bekas, ia merancangnya berbentuk persegi panjang.

Di atas lapak yang rapuh ini, Mama Ripka menjajakan buah kelapa muda.

Ada yang berwarna hijau dan juga orange. Kelapa yang dijual memiliki rasa manis berbeda-beda.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved