Ratusan Guru P3K di Sorong Dilantik, Abdikan Diri Mengajar di Daerah Tertinggal di Papua Barat

Ratusan Guru P3K di Kabupaten Sorong dilantik dan mereka akan mengajar di daerah tertinggal di Papua

Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Jefri Susetio
TribunPapuaBarat.com
GURU: Ratusan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Kabupaten Sorong menerima SK Bupati Sorong, Selasa (5/7/2022). Mereka siap mengabdi di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG –SEBANYAK 299 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Kabupaten Sorong telah menerima SK Bupati Sorong, Selasa (5/7/2022).

Diterimanya SK tersebut sebagai tanda para guru P3K siap mengabdikan diri mencerdaskan generasi anak muda di Kabupaten Sorong.

Ratusan guru tersebut merupakan lulusan tes tahap satu dan dua pada tahun 2021. 101 di antaranya merupakan guru SMP dan 198 guru SD.

Baca juga: Sidang Pembunuhan Khani Rumaf, Jaksa Hadirkan Saksi Fakta di Pengadilan Sorong

Baca juga: INILAH Nama-nama Kapal Pelni yang Layani Penumpang di Pelabuhan Sorong, Berikut Rutenya

“Seluruh tenaga guru P3K ini disebar ke seluruh wilayah Kabupaten Sorong, terutama di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T),” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sorong, Reinhard Simamora kepada TribunPapuaBarat.com.

Ia menambahkan, penerimaan guru P3K akan dibuka lagi untuk 2022. Tapi belum pasti jumlah formasinya.

Paling tidak, sambung Reinhard, dengan penerimaan guru P3K dapat memenuhi porsi 90 hingga 95 persen kekurangan tenaga pendidik tingkat SD-SMP di Kabupaten Sorong.

Formasi penerimaan guru P3K disesuaikan kembali dengan ketersediaan anggaran untuk membayarkan gaji mereka.

Baca juga: Mama Papua Ini Olah Sukun Iriana Jokowi Jadi Keripik Amenya, Ganjar Pranowo Bantu Promosikan

Baca juga: Niat Puasa Idul Adha: Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah dalam Bahasa Arab dan Terjemahannya

“Tentu kemampuan anggaran harus difikirkan. Jangan sampai kami membuka peluang besar, sementara anggarannya tidak memadai,” ujarnya.

Dijelaskan Reinhard, gaji guru P3K yang baru menerima SK akan mulai dibayarkan per bulan Juli 2022.

"Sama halnya seperti para guru ASN, guru P3K juga akan mendapatkan berbagai tunjangan serta gaji ke-13 dan ke-14. Mereka mendapatkan hak yang sama seperti ASN. Bedanya guru P3K harus dievaluasi kinerjanya setiap dua tahun,” ungkap Reinhard.

(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved