DOB Papua

Tak Sepakat dengan Komisi II DPR, KPU Sebut Pemekaran Papua Tak Pengaruhi Anggaran Pemilu 2024

Ada perbedaan pendapat soal provinsi Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan pasti pengaruhi anggaran pemilu 2024 bertambah.

(Google Maps)
Peta Papua dan Papua Barat. Ada perbedaan pendapat soal provinsi Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan pasti pengaruhi anggaran pemilu 2024 bertambah. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Hadirnya tiga provinsi baru di Papua disebut tak akan mempengaruhi penambahan anggaran Pemilu 2024.

Hal ini dipaparkan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari.

Sementara di sisi lain, Komisi II DPR mengatakan adanya provinsi Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan pasti membuat anggaran pemilu bertambah.

"Kalau daerah otonomi baru (DOB) sebetulnya tidak terlalu relevan dengan penambahan anggaran ya. Karena cara berpikir anggaran pemilu itu basisnya 2. Pertama, jumlah pemilih. Kedua, jumlah TPS yang dialokasikan untuk melayani pemilih," ujar Hasyim saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (7/7/2022).

Baca juga: MRP Minta Pemerintah Selamatkan Pengusaha OAP: Adanya DOB Kita Orang Papua Harus Kuat

Hasyim menjelaskan, pembentukan tiga provinsi baru ini hanya bersifat 'membelah' Papua saja.

Pasalnya, walaupun jumlah provinsi di Indonesia bertambah menjadi 37, namun jumlah warganya tetap tidak berubah, hanya terbagi di daerah-daerah yang berbeda saja.

"Jumlahnya kan tidak berubah. Jumlah TPS juga tidak berubah. Sehingga tidak terlalu signifikan penambahan untuk perubahan anggaran," tuturnya.

Sementara itu, untuk kelembagaan KPU di provinsi baru, kantornya tidak harus langsung membeli.

Dia menyebutkan KPU bisa meminjam terlebih dahulu.

"Pembiayaan kan misalkan bisa pinjam pakai dulu lah punyanya pemda setempat. Untuk pegawai kan pegawai yang sudah ada. Kalau dari segi gaji, honor, kan sudah ada bakuan anggarannya masing-masing," imbuh Hasyim.

Baca juga: Penolakan Keras KNPB soal DOB: Eksploitasi SDA Papua akan Terjadi, Populasi OAP Berkurang

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved