Penyebab Amputasi Kaki pada Penderita Diabetes, Begini Cara Mencegahnya

Penderita diabetes kakinya bisa diamputasi karena komplikasi yang disebut neuropati diabetik dan penyakit arteri perifer.

pixabay.com
Ilustrasi Diabetes. Penderita diabetes kakinya bisa diamputasi karena komplikasi yang disebut neuropati diabetik dan penyakit arteri perifer. 

Faktor risiko amputasi kaki pada penderita diabetes

Ada sederet faktor yang membuat kaki penderita lebih rawan diamputasi dan rentan mengembangkan kedua masalah kesehatan di atas. Dilansir dari MayoClinic, berikut beberapa di antaranya:

  • Punya keluarga yang pernah diamputasi karena diabetes
  • Berasal dari keluarga penderita diabetes
  • Punya borok atau luka di bagian kaki
  • Patah kaki
  • Terkena infeksi jamur kuku atau infeksi yang menyerang kaki
  • Memiliki bunion
  • Memiliki kapalan yang tebal
  • Merokok
  • Punya penyakit ginjal
  • Tekanan darah tingi di atas 140/80 mmHg

Penderita diabetes yang memiliki faktor risiko di atas sebaiknya berhati-hati dan memberikan perawatan ekstra pada luka di bagian kakinya.

Cara mencegah amputasi kaki pada penderita diabetes

Cara mencegah amputasi kaki pada penderita diabetes yang paling baik adalah dengan mencegah dan merawat luka penderita diabetes untuk mencegah infeksi parah. Berikut beberapa caranya:

  • Periksa kondisi kaki setiap hari, pastikan tidak ada lecet, luka, pecah-pecah, ruam, bengkak, atau nyeri ketika ditekan
  • Cuci kaki setiap hari, lalu keringkan sampai benar-benar kering. Terutama di jari-jari kaki
  • Taburkan bedak di sela-sela jari kaki untuk menjaga kulit agar tetap kering
  • Apabila ada bagian kulit yang pecah-pecah, coba oleskan losion atau pelembap untuk mencegah bakteri masuk ke sela-sela retakan kulit kering
  • Hindari memotong atau menghilangkan kapalan di kaki karena bisa menyebabkan luka yang susah sembuh dan rawan teriritasi
  • Hindari cedera kaki, termasuk hati-hati ketika memotong kuku dan jangan sampai terjatuh atau tersandung
  • Jika ada kutil di bagian kaki, temui dokter untuk menghilangkan benjolan ini. Jangan diobati sendiri
  • Jangan telanjang kaki, gunakan alas kaki termasuk di dalam rumah
  • Saat mengenakan sepatu, pastikan Anda mengenakan kaus kaki yang bersih, kering, dan terbuat dari serat katun yang menyerap keringat
  • Hindari mengenakan sepatu yang kekecilan, tidak pas, menyakiti tumit atau mata kaki, atau memiliki hak tinggi
  • Setop merokok
  • Jadwalkan pemeriksaan kaki secara berkala

Pastikan Anda berkonsultasi ke dokter jika punya masalah kuku kaki tumbuh ke dalam, kulit kaki melepuh, ada luka terbuka atau berdarah di kaki, ada luka bengkak dan kemerahan di kaki, borok atau bisul di kaki lebih dari dua centimeter, atau luka yang baunya tidak sedap.

Penderita perlu esktra waspada terutama jika memiliki penyebab amputasi kaki pada penyakit diabetes dan faktor risikonya di atas.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "2 Penyebab Amputasi Kaki pada Penderita Diabetes dan Faktor Risikonya"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved