Breaking News:

Tak Hanya Jadi Papeda, Ini Jenis Olahan Sagu Makanan Tradisional Raja Ampat

Sagu juga bisa diolah menjadi makanan lain oleh masyarakat Raja Ampat, jadi seperti kue, camilan,dan makanan ringan.

KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Gani Nu, sagu bakar makanan khas warga di Lopintol, Raja Ampat. 

Cara memasaknya harus menggunakan kayu bakar khusus, sehingga suhu panasnya stabil.

Gani Nu memiliki rasa yang manis dengan tekstur renyah.

Lebih mantap menyantap gani nu dengan secangkir teh atau kopi panas. 

3. Habo Kon (Sagu Bia Kodok)

Habo Kon, olahan sagu di Kampung Lopintol, Raja Ampat, Papua Barat.
Habo Kon, olahan sagu di Kampung Lopintol, Raja Ampat, Papua Barat. (KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN)

Habo kon merupakan makanan tradisional berbahan dasar sagu yang dicampur dengan daging bia kodok. 

Bia kodok merupakan kerang besar yang cangkangnya berwarna hitam dan bulat.

Kerang ini biasanya hidup di sekitar tanaman bakau.

Cara membuatnya, bia kodok dibersihkan dan direbus.

Baca juga: Tak Hanya Indah, Ternyata Kawasan Raja Ampat Jadi Jantung Segitiga Terumbu Karang Dunia

Sementara itu, sagu yang sudah dikeringkan dicampur dengan kelapa parut, bawang merah, ketumbar, cabai, garam dan gula merah.

Setelah adonan dicampur, dimasukan ke dalam cangkang kerang. Bia tersebut kemudian dibakar atau dipanggang.

Habo Kon tidak terlalu manis. Rasa Habo Kon yang menonjol terasa asin dan gurih.

4. Baha-baha (Sagu Dadar)

Baha-Baha, olahan sagu di Kampung Lopintol, Raja Ampat, Papua Barat.
Baha-Baha, olahan sagu di Kampung Lopintol, Raja Ampat, Papua Barat. (KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN)

Baha-Baha adalah olahan yang tak biasa, yang hanya disajikan oleh warga di Kampung Lopintol di Distrik Teluk Mayalibit.

Cara membuatnya tidak sulit.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved