Demo Tolak DOB di Papua Barat
Kapolres Manokwari Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Demo Tolak DOB
Kapolres Manokwari AKBP Herman Gultom memimpin langsung apel gelar pasukan pengamanan tolak DOB di Kota Manokwari
Penulis: Safwan Ashari | Editor: Jefri Susetio
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI- Ratusan personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi demonstrasi penolakan OTSUS dan daerah otonomi baru (DOB) di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Kamis (14/7/2022).
Berdasarkan pengamatan TribunPapuaBarat.com di lokasi, ratusan personel dikerahkan di seputaran Jalan Gunung Salju, Amban, Manokwari, Papua Barat.
Sebelumnya, personel gabungan juga melakukan apel di Polsek Amban. Bahkan, Kapolres Manokwari, AKBP Herman Gulton yang memimpin apel tersebut.
Baca juga: Peminat SMA Negari 1 Manokwari Tinggi, Kepala Sekolah Ambil Kebijakan Terbaru, Tambah Ruang Kelas
Baca juga: Kanit PPA Polres Sorong Kota Pimpin Langsung Penangkapan Terduga Pelaku Pelecehan Seksual
Ultimatum Polda Papua Barat.
Selain itu, jajaran Polda Papua Barat mengeluarkan peringatan terhadap para demonstran. Mereka pengin masyarakat Papua Barat menjaga kamtibmas.
Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi mengatakan, masyarakat Papua Barat harus tetap menjaga kamtibmas yang aman dan kondusif.
"Seluruh elemen termasuk para tokoh adat, masyarakat, dan tokoh agama, saya minta untuk tetap menjaga situasi kamtibmas," ujar Adam, Rabu (13/7/2022).
Ia menuturkan, jangan termakan dengan isu yang ingin membuat situasi kamtibmas di Manokwari kembali terganggu.
"Bila ingin menyampaikan aspirasi silahkan secara benar dan harus sesuai aturan Undang-undang (UU).Tidak boleh merusak atau membuat situasi kamtibmas terganggu apalagi sampai berbuat anarkis," katanya.
Jika benar terjadi, maka harus siap untuk dimintai pertanggung jawabkan sesuai hukum yang berlaku.
"Jangan mudah terprovokasi oleh oknum-oknum yang ingin membuat situasi Papua Barat gaduh," pungkasnya.
Disclaimer: Hingga berita ini dinaikkan TribunPapuaBarat.com, masih melakukan upaya konfirmasi kepada pihak kepolisian terkait jumlah personel.
(TribunPapuaBarat.com/ Safwan Ashari)