Cerita Korban Selamat dari Pembantaian KKB di Nduga, Sudirman Tiarap di Tengah Berondong Peluru

Korban selamat dari pembantaian KKB di Nduga, Papua, Sabtu (16/7/2022) mengungkap kesaksiannya. Ia mengaku sempat bersembunyi di bak truk.

ISTIMEWA
EVAKUASI - Aksi kekejaman KKB di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua menewaskan 10 warga yang satu di antaranya adalah pendeta, Sabtu (16/7). Korban selamat dari pembantaian mengaku sempat bersembunyi di bak truk. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Korban selamat dari pembantaian Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Nogolait, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, Sabtu (16/7/2022) mengungkap kesaksiannya.

Diketahui sebelumnya, KKB Papua melakukan aksi keji dengan membunuh 10 orang warga sipil di Kampung Nanggolait, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, Sabtu (16/7/2022) pagi. 

Sedangkan penemuan 1 jenazah lagi dipaparkan Polda Papua Kombes Faizal Ramadhani di Jayapura, Senin (18/7/2022). Sehingga ada korban tewas total 11 orang.

Baca juga: Di Lokasi KKB Bunuh 10 Warga di Papua, Aparat Temukan Jenazah Lagi: Ini Korban Kejadian yang Sama

Yakni Sudarmin (36) warga Selayar (Sulsel) saat ini berada di RSUD Mimika.

Sudarmin menjelaskan, dirinya saat itu bisa selamat ketika KKB datang dan melakukan penganiayaan.

"Saya bisa selamat karena posisi saya di belakang truk," kata dia saat ditemui di RSUD Mimika, Minggu (17/7/2022), seperti dilansir dari Tribun Papua.

Sudarmin yang merasa panik, kemudian memilih bersembunyi di bak truk.

"Saya naik tiarap di bak truk. Di dalam truk saya mendengar rentetan suara tembakan senjata api," kata dia.

Terkena sabetan senjata

Meski berhasil menyelamatkan diri, Sudarmin mengalami luka terkena sabetan senjata ketika berupaya melarikan diri dari KKB.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved